Desa Lae Nuaha dinamai berdasarkan keberadaannya yang berbatasan langsung dengan Sungai Lae Nuaha, yaitu sungai yang mengalir dari Kota Sidikalang dan melintasi wilayah desa tersebut.[1]
Pada awal pembentukannya, wilayah Desa Lae Nuaha hanya terdiri atas dua bagian, yaitu Sikerbo Julu (daerah Sitanggiring yang berbatasan langsung dengan Sungai Lae Nuaha) dan KM III (wilayah persawahan Bina Ria hingga perladangan Darondong). Seiring dengan perkembangan wilayah, Desa Lae Nuaha kemudian berkembang menjadi tujuh dusun.[1]
Pemerintahan
Desa Lae Nuaha terdiri dari tujuh dusun, yaitu:[1]
Dusun I Barisan Hapea
Dusun II KM 3
Dusun III Sikerbo Julu
Dusun IV Liang Borok
Dusun V Lae Meang
Dusun VI Huta Baru
Dusun VII Lae Babo
Demografi
Suku
Demografi berdasarkan Marga di Desa Lae Nuaha (2019)[2]
Penduduk Desa Lae Nuaha merupakan masyarakat multietnis, yang umumnya berasal dari suku Batak Toba dan Batak Pakpak. Mayoritas penduduk adalah etnis Batak Toba, sedangkan estimasi jumlah etnis Batak Pakpak mencapai sekitar 40% dari total populasi desa. Marga dari etnis Batak Pakpak yang ada di Desa Lae Nuaha mayoritasnya adalah Capah dan Sagala.