Salah satu spanduk The House of the Ghost (bahasa Indonesia:Rumah para Hantucode: id is deprecated ) karya Marianne Nicolson (2008) yang dipertontonkan di Galeri Seni Vancouver dengan tulisan dalam bahasa Kwakʼwala dan Inggris.
Bahasa Kwakʼwala dikategorikan sebagai C8a Moribund menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan oleh sedikit penutur ataupun bahasa ini hanya dituturkan pada wilayah yang cukup kecil
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Kwakʼwala (/kwɑːˈkwɑːlə/),[6] atau bahasa Kwak̓wala, yang sebelumnya juga dikenal sebagai [bahasa] Kwakiutl (/ˈkwɑːkjʊtəl/),[7] merupakan sebuah bahasa dalam rumpun Wakashek yang dipertuturkan oleh setidaknya 450 orang Kwakwakaʼwakw disepanjang aliran Selat Ratu Charlotte di Kanada Barat. Bahasa ini diperkirakan memiliki keterkaitan eksternal dengan bahasa-bahasa yang tersebar di wilayah Pesisir Barat LautSamudera Pasifik, terutamanya dengan rumpun Salishek. Meskipun bahasa ini sebelumnya digolongkan dalam "bahasa yang terancam berat untuk punah" (AWLD: SE), yang telah berubah menjadi "kritis" (AWLD: CR), usaha revitalisasi telah dilakukan beberapa pihak dalam menjaga kelestarian bahasa tersebut.
Meskipun bahasa Kwakʼwala tidak memiliki bentuk tertulis ataupun sekadar aksara hingga terjadinya kontak dengan bangsa Eropa, beberapa bukti arkeologis dan linguistika pada masa prasejaeah memberikan dugaan kuat bahwa rumpun Wakashek pecah menjadi cabang Utara dan Selatan sekitar ca2.900 tahun yang lalu.[8] Cabang Utara (atau juga dikenal sebagai Kwakiutlan) bermigrasi dari Pulau Vancouver bagian utara menuju ke daratan utama dan menggeser penuturan rumpun Salishek yang sebelumnya dipertuturkan di wilayah yang pada masa sekarang merupakan bagian dari British Columbia. Bahasa ini mengalami penutur yang signifikan kala kebijakan mengenai asimilasi paksa budaya terhadap penduduk asli Kanada yang berlaku pada abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20 dikarenakan pemerintah Kanada saat itu menekan penduduk Kwakʼwala serta membatasi adat-istiadat yang berlaku.
Referensi
↑Canada, Government of Canada, Statistics (28 Maret 2018). "Aboriginal Mother Tongue (90)". www12.statcan.gc.ca (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 6 Januari 2024. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Kwakʼwala". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑Fortescue, Michael. Drift and the Grammaticalization Divide between Northern and Southern Wakashan. International Journal of American Linguistics , Vol. 72, No. 3 (July 2006), pp. 295-
324.