Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 – Babak kedua UEFA
Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 – Babak Kedua UEFA
Babak kedua dari Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona UEFA dikenal pula sebagai perebutan tempat zona UEFA, diikuti enam belas tim dari babak pertama yang memperebutkan empat tempat terakhir untuk lolos bersama dua belas juara grup ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dua belas tim peringkat kedua masing-masing grup pada babak pertama dan empat tim terbaik berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025 diundi ke dalam empat jalur, yang masing-masing terdiri dari empat tim, dengan satu kali pertandingan semifinal dan satu pertandingan final pada setiap jalur. Seluruh pertandingan dimainkan pada Maret 2026.
Dua belas tim peringkat kedua pada babak kualifikasi pertama (babak grup) bergabung dengan empat tim juara grup Liga Negara UEFA yang tidak lolos dari kualifikasi babak pertama melaui peringkat grup, berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025. Enam belas tim tersebut dibagi ke dalam empat jalur, yang masing-masing berisi empat tim. Setiap jalur menampilkan dua laga semifinal pertandingan tunggal pada 26 Maret, dan satu laga final pertandingan tunggal pada 31 Maret 2026. Pada semifinal, jadwal pertandingan setiap jalur akan ditentukan melalui undian setelah babak kualifikasi pertama selesai, menggunakan empat pot unggulan, dengan tim dari Pot 1 menjadi tuan rumah bagi tim dari Pot 4, dan tim dari Pot 2 menjadi tuan rumah bagi tim dari Pot 3. Tuan rumah laga final setiap jalur ditentukan melalui undian antara dua pasangan semifinal. Setiap pemenang final dari masing-masing jalur lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.[4]
Seluruh pertandingan pada babak kualifikasi kedua dimainkan dalam sistem gugur pertandingan tunggal. Jika skor imbang pada akhir waktu normal, 30 menit perpanjangan waktu dimainkan dan penggantian pemain keenam dapat dilakukan. Adu penalti digunakan untuk menentukan pemenang jika skor tetap imbang.[5]
Tim yang lolos
Enam belas tim lolos ke babak kedua. Seperti edisi sebelumnya, tim peserta babak ini tidak hanya ditentukan dari hasil babak pertama. Empat dari enam belas tempat diberikan untuk juara grup Liga Negara UEFAmusim 2024–2025.
Tim peringkat kedua babak pertama
Dua belas tim peringkat kedua dari kualifikasi babak pertama lolos ke kualifikasi babak kedua.
Berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025,[6] empat tim juara grup Liga Negara UEFA terbaik yang tidak lolos dari kualifikasi babak pertama melaui peringkat grup lolos ke kualifikasi babak kedua. Jika kurang dari empat pemenang grup Liga Negara dapat dipilih, tempat yang tersisa dialokasikan ke tim terbaik yang tersisa pada peringkat sementara Liga Negara yang tidak lolos dari kualifikasi babak pertama melaui peringkat grup mereka.[4]
Pada awal babak kualifikasi, tabel berikut menunjukkan urutan tim yang berpotensi mendapat tempat masuk ke babak kualifikasi kedua berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA:[cat. 1]
& Tim lolos langsung ke putaran final Piala Dunia sebagai juara grup
Tim masuk babak kualifikasi kedua sebagai peringkat kedua grup
Tim (dengan cetak tebal) masuk babak kualifikasi kedua sebagai juara grup Liga Negara UEFA terbaik yang tidak lolos dari kualifikasi babak pertama melaui peringkat grup
Pengundian
Pengundian untuk menentukan empat jalur pada babak kualifikasi kedua dilakukan pada 20 November 2025, pukul 13.00 CET, di markas besar FIFA, di Zurich, Swiss.[7] Enam belas tim yang lolos dari babak kualifikasi pertama dibagi ke dalam empat pot yang masing-masing berisi empat tim. Dua belas tim peringkat kedua dari babak kualifikasi pertama ditempatkan pada Pot 1 hingga 3 (diurutkan berdasarkan Peringkat Dunia FIFA per November 2025), sementara empat tim yang lolos melalui Liga Negara UEFA secara otomatis ditempatkan di Pot 4.[4]
Prosedur
Jalur pada babak kualifikasi kedua disusun sebagai berikut:[4][8]
Jalur A terdiri dari semifinal 1 dan 2, dengan setiap pemenang semifinal tersebut melaju ke final A.
Jalur B terdiri dari semifinal 3 dan 4, dengan setiap pemenang semifinal tersebut melaju ke final B.
Jalur C terdiri dari semifinal 5 dan 6, dengan setiap pemenang semifinal tersebut melaju ke final C.
Jalur D terdiri dari semifinal 7 dan 8, dengan setiap pemenang semifinal tersebut melaju ke final D.
Undian untuk babak semifinal akan dimulai dari Pot 1 dan diakhiri dengan Pot 4. Tim-tim akan diundi dan dibagi ke semifinal pertama yang tersedia (dengan mempertimbangkan pasangan pertandingan yang dilarang) secara berurutan berdasarkan nomor, sebagai berikut:
Tim-tim Pot 1 (unggulan) akan ditempatkan pada babak semifinal 1, 3, 5, dan 7 sebagai tim tuan rumah.
Tim-tim Pot 2 (unggulan) akan ditempatkan pada babak semifinal 2, 4, 6, dan 8 sebagai tim tuan rumah.
Tim-tim Pot 3 (non-unggulan) akan ditempatkan pada babak semifinal 2, 4, 6, dan 8 sebagai tim tamu.
Tim-tim Pot 4 (non-unggulan) akan ditempatkan pada babak semifinal 1, 3, 5, dan 7 sebagai tim tamu.
Pengundian untuk tuan rumah final dilakukan segera setelah pengundian semifinal, dengan Final A, B, C, dan D masing-masing memilih salah satu semifinalis sebagai tuan rumah.
Tidak ada pembatasan yang diterapkan pada undian setelah pasangan pertandingan yang dilarang oleh UEFA karena alasan politik tidak dapat terjadi.[cat. 2]
Pertandingan semifinal dimainkan pada 26 Maret, sementara pertandingan final dimainkan pada 31 Maret 2026.[11] Tuan rumah pertandingan semifinal dan calon tuan rumah pertandingan final harus mengumumkan tempat pertandingan mereka paling lambat pada 19 Desember 2025.[12] Sebagai bagian dari penjadwalan UEFA, tim yang kalah pada pertandingan semifinal dari masing-masing jalur akan bermain satu sama lain dalam pertandingan persahabatan pada hari pertandingan final.[8]
Zona waktu yang dicantumkan adalah CET/CEST,[cat. 3] seperti yang digunakan UEFA (waktu setempat, jika berbeda ditandai dengan tanda kurung).
Seorang pemain secara otomatis ditangguhkan untuk tampil pada pertandingan berikutnya karena pelanggaran berikut:[5]
Menerima kartu merah (penangguhan kartu merah dapat diperpanjang untuk pelanggaran serius)
Menerima dua kartu kuning dalam dua pertandingan berbeda (sanksi kartu kuning akan diberlakukan pada babak kualifikasi kedua, tetapi tidak pada final atau pertandingan internasional lainnya di masa mendatang)
Kartu kuning yang diterima selama babak kualifikasi pertama akan kadaluwarsa sebelum babak kualifikasi kedua, sehingga mencegah sanksi penangguhan penampilan pada final babak kualifikasi kedua akibat kartu kuning yang diterima pada semifinal. Namun, sanksi penangguhan akibat akumulasi kartu kuning pada babak kualifikasi pertama tetap akan dibawa ke semifinal babak kualifikasi kedua.[4]
Hukuman penangguhan berikut ini dijalani selama pertandingan kualifikasi babak kedua:
vs. Azerbaijan (13 Oktober 2025) vs. Islandia (16 November 2025)
Catatan
↑Tabel berikut mencantumkan tim-tim hingga peringkat terendah yang berpotensi menerima tempat masuk ke babak kualifikasi kedua (hingga peringkat ke-16 Liga A), berdasarkan distribusi tim ke babak kualifikasi pertama. Secara keseluruhan, tempat terakhir hanya mencapai juara grup Liga C dengan peringkat terendah.
↑CET (UTC+1) untuk pertandingan semifinal (26 Maret), dan CEST (UTC+2) untuk pertandingan final (31 Maret 2026).
↑Karena invasi Ukraina oleh Rusia, Ukraina diharuskan memainkan pertandingan kandang mereka di tempat netral hingga pemberitahuan lebih lanjut.[15] Oleh karena itu, pada babak kedua kualifikasi UEFA mereka memainkan pertandingan kandang di Stadion Kota Valencia, di Valensia, Spanyol.[16]
↑"Regulations of the UEFA Nations League, 2024/25"(PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 11 Desember 2023. Annex A – 2024–26 National Team Match Calendar. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Februari 2024. Diakses tanggal 8 Februari 2024.