Kuala Kilan merupakan desa definitif berstatus mandiri yang menjadi pusat perekonomian di kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, provinsi Riau, Indonesia.
Terdapat 1 unit Bank Nasional, 1 unit Bank Daerah, ritel minimarket modern, banyak warung & toko, dan Pasar Tradisional Besar yang mendukung kegiatan perekenomian tersebut.
Desa in Riau, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Riau, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Nama desa Kuala Kilan tidak terlepas dari sungai Kilan itu sendiri yang bermuara ke Sungai Cenaku yang berada di kawasan desa tersebut. Kata “Kilan” itu sendiri berasal dari bahasa melayu lama yang berarti “terbayang-bayang / terngiang-ngiang”.
Luas Wilayah Desa Kuala Kilan sekitar ± 43 KM², yang mana antaranya bersempadan dengan: • Utara: Desa Beligan (Kec. Seberida) & Desa Pejangki; • Selatan: Desa Aur Cina; • Barat: Desa Bukit Lipai & Desa Kuala Gading; • Timur: Desa Pejangki, Kel. Pangkalan Kasai (Kec. Seberida) & Desa Siambul (Kec. Batang Gansal).
Desa ini terdiri dari 10 RT, 4 RW dan 4 Dusun, diantaranya: Dusun Kuala Alim, Dusun Dagang, Dusun Kilan Solok & Dusun Pasar.
Penduduk asli desa Kuala Kilan bersuku Melayu yang menjadi mayoritas, tapi sebagai pusat perekonomian desa Kuala Kilan memiliki etnografi yang beragam yang terdiri dari bermacam macam suku di antaranya adalah Suku Minang, Jawa, Sunda, dan Batak. Jenis mata pencaharian penduduk bervariasi dengan kriteria adalah sebagai Pedagang, Pegawai Negeri Sipil, Wiraswasta, TNI, Petani, Pekebun dan lainnya.