Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Maret 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Seorang tukang batu sedang menaruh lepa di atas deretan blok beton yang sudah jadi, sebelum menyusun deretan blok beton berikutnya di atasnya.
Kriya lepa (dalam bahasa Inggris disebut "Masonry") adalah kemahiran membangun dan menciptakan struktur dengan bata, batu, atau bahan yang serupa, termasuk turap lepa yang sering diletakkan, diikat dan ditampal bersama dengan lepa.
Bahan umum untuk membangun kriya lepa adalah "unit-unit individual" berupa: batu bata atau batu bangunan lainnya seperti pualam, granit, batu kapur, batu cor, blok beton, kaca blok, dan bata jemuran. Kriya lepa pada umumnya merupakan bentuk konstruksi yang sangat tahan lama. Namun, bahan yang digunakan, kualitas lepa, pengerjaan, serta pola di saat "unit-unit individual" tersebut dirakit secara substansial dapat memengaruhi daya tahan keseluruhan konstruksi.
Referensi
Atamturktur, Sezer; Laman, Jeffrey A. (2012). "Finite element model correlation and calibration of historic masonry monuments: review". The Structural Design of Tall and Special Buildings. 21 (2): 96–113. doi:10.1002/tal.577.