Sungai Progo adalah sungai yang menjadi perbatasan antara kecamatan Kranggan dengan Temanggung, di mana terdapat monumen Bambang Sugeng di sebelah jembatannya untuk mengenang perjuangan pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan. Dahulu, jembatan itu pernah menjadi tempat pembantaian rakyat sipil oleh tentara Nica.
Di kecamatan Kranggan terdapat pasar yang lazim disebut Pasar Pon Kranggan, yang menjadi pusat kulakan sayur mayur. Para pedagang dari berbagai daerah, mengambil dagangan dari Kranggan, untuk kemudian dijual ke pasar-pasar lain, seperti Parakan, Temanggung, bahkan sampai ke Yogyakarta. Selain petai, hasil pertanian lain yang didistribusikan ke Jakarta adalah cabai kriting.