Nagari Koto Baru berada di sebuah lembah antara gunung Marapi dan gunung Singgalang. Keadaan ini membuat iklim nagari sejuk dan dingin sehingga cocok untuk kegiatan agrikultur, terutama sayuran dan tanaman holtikultura lainnya.[4] Hasil pertanian rakyat ini dipasarkan di sebuah pasar nagari yaitu Pasar Rakyat Koto Baru yang terletak di tepi jalan utama provinsi.[5]
Nagari Koto Baru terkenal dengan bika bakar, kuliner Minangkabau yang terbuat dari tepung beras yang dicampur kelapa parut dan gula pasir. Varian lainnya ada yang menggunakan gula merah.
Selain sektor pertanian, nagari Koto Baru juga memiliki potensi ekonomi di sektor pariwisata seperti wisata alam berupa rekreasi air di danau kecil atau telaga (talago dalam bahasa Minangkabau) yang berada di sempadan nagari Koto Baru dengan nagari Batu Palano. Di sekitar danau kecil ini telah dilengkapi oleh kedai makanan atau café rakyat yang menyediakan makanan dan minuman khas nagari Koto Baru yaitu bika bakar. Tanaman enceng gondok yang sering kali menjadi gulma tumbuh disekeliling tepian danau digunakan masyarakat sebagai bahan dasar kerajinan anyaman.[4]
Nagari Koto Baru juga menjadi titik awal bagi pendakian ke gunung Marapi melalui jorong Subarang.[4]