Korupsi di Jerman merujuk pada pencegahan dan keberadaan praktik korupsi di negara tersebut. Dalam Indeks Persepsi Korupsi 2024 dari Transparency International, Jerman memperoleh skor 75 pada skala 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih). Berdasarkan skor ini, Jerman menempati peringkat ke-15 dari 180 negara dalam indeks tersebut, di mana negara dengan peringkat pertama dianggap memiliki sektor publik paling jujur.[1] Sebagai perbandingan di kawasan Eropa Barat dan Uni Eropa, skor tertinggi adalah 90, skor rata-rata kawasan adalah 64, dan skor terendah adalah 41.[2] Secara global, skor terbaik adalah 90 (peringkat 1), skor rata-rata dunia adalah 43, dan skor terburuk adalah 8 (peringkat 180).[3]
Menurut Barometer Korupsi Global 2013 dari Transparency International, partai politik dan dunia usaha merupakan institusi yang paling korup di Jerman. Laporan yang sama juga menunjukkan bahwa korupsi kecil tidak terlalu umum dibandingkan dengan negara Eropa lainnya. Survei tersebut menunjukkan bahwa 11% responden pernah diminta untuk membayar suap setidaknya sekali dalam hidup mereka, dan hanya sebagian kecil dari mereka yang menolak untuk membayar.[4]
Menurut laporan Freedom House, kemampuan Jerman dalam menjamin integritas dan mencegah korupsi di lembaga-lembaga negara umumnya memadai karena struktur kelembagaan yang kuat.[5]
Dalam konteks bisnis dan korupsi, para eksekutif bisnis dalam Laporan Daya Saing GlobalForum Ekonomi Dunia 2013–2014 menganggap regulasi perpajakan dan regulasi tenaga kerja yang ketat sebagai hambatan utama dalam berusaha. Namun, mereka juga melaporkan bahwa tingkat kepercayaan terhadap standar etika para politisi tergolong tinggi, dan pembayaran tidak resmi serta suap jarang terjadi dalam pelayanan publik.[6]