Korupsi di AlbaniaUnjuk rasa terkait korupsi di Albania.
Korupsi di Albania merupakan masalah serius yang telah lama menghambat kemajuan negara tersebut,[1][2] terutama dalam upaya bergabung dengan Uni Eropa.[3] Pada tahun 2024, Albania menempati peringkat ke-80 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi KorupsiTransparency International, meningkat dari peringkat ke-98 pada tahun sebelumnya.[4] Albania memperoleh skor 42 pada skala 0 ("sangat korup") hingga 100 ("sangat bersih").[5] Sebagai perbandingan dengan skor global, skor rata-rata adalah 43, skor tertinggi 90 (peringkat 1), dan skor terendah 8 (peringkat 180).[6] Sebagai perbandingan dengan skor regional, skor rata-rata untuk Eropa Timur dan Asia Tengah adalah 35.[7]
Dalam beberapa tahun terakhir, Albania telah menunjukkan kemajuan dalam memerangi korupsi melalui kerja Struktur Khusus untuk Pemberantasan Korupsi dan Kejahatan Terorganisir (SPAK). Menurut Transparency International, SPAK telah memperoleh kepercayaan publik dengan menuntut pejabat tingkat tinggi, termasuk mantan menteri, anggota parlemen, dan wali kota. Yang menonjol, penyelidikan juga telah dilakukan terhadap mantan presiden dan perdana menteri.[7]