Arab, Mandarin, Inggris, Prancis, Rusia, dan Spanyol
Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Melawan Korupsi (bahasa Inggris:United Nations Convention Against Corruptioncode: en is deprecated , UNCAC) adalah satu-satunya perjanjian multilateral anti-korupsi internasional yang mengikat secara hukum.[1] Perjanjian ini mengakui pentingnya langkah-langkah pencegahan maupun penindakan korupsi lintas batas melalui ketentuan kerja sama internasional dan pengembalian hasil korupsi. Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) di Wina berfungsi sebagai Sekretariat untuk UNCAC.
Sesuai dengan Pasal 63 UNCAC, Konferensi Negara Pihak (CoSP) terhadap UNCAC dibentuk untuk meningkatkan kapasitas dan kerja sama antara Negara Pihak guna mencapai tujuan yang ditetapkan dalam UNCAC, serta untuk mempromosikan dan meninjau pelaksanaannya. UNODC bertindak sebagai sekretariat untuk CoSP. Dalam berbagai sesi, selain secara rutin menyerukan kepada Negara Pihak dan penandatangan untuk menyesuaikan undang-undang dan peraturan mereka agar sesuai dengan ketentuan UNCAC,[4][5] CoSP juga telah mengadopsi resolusi dan memberikan mandat kepada UNODC untuk melaksanakannya, termasuk melalui pengembangan proyek bantuan teknis.[6][7]
Referensi
↑"Learn about UNCAC". United Nations: Office on Drugs and Crime (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-31.