KTT Bumi atau yang juga dikenal dengan nama Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan (UNCED), KTT Rio dan Konferensi Rio, merupakan salah satu konferensi utama Perserikatan Bangsa Bangsa yang diadakan di Rio de Janeiro, Brasil dari tanggal 3 Juni sampai 14 Juni 1992.
Ketergantungan baru pada sistem transportasi publik untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan, kemacetan di kota-kota dan masalah kesehatan yang disebabkan oleh polusi udara dan asap.
Konvensi Keanekaragaman Hayati diperkenalkan di KTT Bumi, serta menjadi awal dari pendefinisian kembali berbagai tindakan yang mampu mencegah kerusakan wilayah-wilayah alam dan pertumbuhan yang tidak ekonomis.
Sejumlah kota juga dianugerahi dengan Penghargaan Pemerintah Lokal atas program lingkungan yang inovatif. Beberapa kota tersebut adalah Sudbury di Kanada yang terkenal dengan program ambisius mereka untuk merehabilitasi kerusakan lingkungan akibat industri pertambangan lokal. Kota lainnya adalah Austin di Amerika Serikat atas idenya membuat strategi bangunan hijau, serta Kitakyushu di Jepang atas idenya dalam menggabungkan pendidikan internasional dan komponen pelatihan ke dalam program kontrol polusi.
KTT Bumi menghasilkan beberapa dokumen sebagai berikut:
Namun terdapat banyak kritik yang menyatakan bahwa berbagai hal fundamental dalam perjanjian tersebut seperti mengentaskan kemiskinan dan membersihkan lingkungan belum benar-benar direalisasikan.