Pada 28 Februari 2019, Gedung Putih mengumumkan bahwa KTT tersebut berjalan singkat dan tak ada perjanjian yang dicapai. Trump kemudian mengklarifikasikan bahwa ini karena permintaan Korea Utara untuk mengakhiri seluruh sanksi.[2]Menteri Luar Negeri Korea UtaraRi Yong-ho menyatakan bahwa negara tersebut hanya dapat mengangkat sebagian dari lima sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang ditujukan terhadap Korea Utara antara 2016 dan 2017.[3][4]