Kondisi vegetatif persisten (persistent vegetative state, PVS) adalah kelainan kesadaran di mana pasien dengan kerusakan otak serius berada dalam kondisi sadar secara parsial namun tidak menunjukan persepsi dan reaksi kognitif terhadap rangsangan yang ada di sekitarnya. Vegetatif memiliki makna tidak aktif secara fisik.[1] Pasien yang memperlihatkan kondisi vegetatif selama lebih dari empat minggu dinyatakan persisten, dan setelah satu tahun dinyatakan permanen.[2]
Definisi
Kondisi bangun namun tidak sadar yang berlangsung selama lebih dari beberapa hari dapat disebut sebagai PVS.[3] Tidak seperti kematian otak, PVS dapat secara hukum disebut dengan kematian di berbagai sistem hukum. Di Amerika Serikat dan Inggris, pengadilan dapat memberikan petisi sebelum pemutusan sistem penyokong kehidupan (life support) ketika diketahui bahwa pengembalian fungsi kognitif pada kondisi vegetatif pasien dinilai tidak memungkinkan.[4]
Kondisi tidak jelas antara hidup dan mati ini telah memunculkan usulan bahwa pasien yang berada dalam kondisi PVS seharusnya diizinkan untuk meninggal. Yang lainnya menyatakan bahwa, jika proses penyembuhan masih memungkinkan, maka perawatan harus dilanjutkan. Jumlah kasus pasien PVS yang sembuh kembali tergolong kecil sehingga menentukan antara "mungkin atau tidak mungkin" pasien dapat disembuhkan kembali sulit ditentukan secara hukum.[5] Hal ini menjadi masalah secara hukum dan etika karena menyangkut kebebasan pasien, kualitas hidup, penggunaan sumber daya, keinginan keluarga, dan tanggung jawab profesi kedokteran.
Pasien dengan kondisi PVS terlama dan selamat adalah Elaine Esposito,[6] yang berada dalam kondisi PVS selama 37 tahun 111 hari sejak tahun 1941 sampai 1978.[7]
Laureys, Steven (2000). "The neural correlate of (un)awareness: lessons from the vegetative state". Cyclotron Research Center and Department of Neurology. B30.
Boly, M.; Faymonville, ME; Peigneux, P; Lambermont, B; Damas, P; Del Fiore, G; Degueldre, C; Franck, G; Luxen, A (2004). "Auditory Processing in Severely Brain Injured Patients". Arch Neurol. 61 (2): 233–238. doi:10.1001/archneur.61.2.233. PMID14967772.
Emmett, P. A. (1989). "A Biblico-Ethical Response to the Question of Withdrawing Fluid and Nutrition from Individuals in the Persistent Vegetative State". 4–5: 248–249.
Ashwal, S. (1994). "Medical Aspects of the Persistent Vegetative State— Second of Two Parts". N Engl J Med. 330 (22): 1572–1579. doi:10.1056/NEJM199406023302206. PMID8177248. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Owen, A.M.; Coleman, M.R.; Johnsrude, I.S.; Menon, D.K.; Rodd, JM; Davis, MH; Taylor, K; Pickard, JD (2005). "Residual auditory function in persistent vegetative state: A combined PET and fMRI study". Neuropsychological Rehabilitation. 15 (3–4): 290–306. doi:10.1080/09602010443000579. PMID16350973.
Laureys, S.; Faymonville, M.E.; Peigneux, P.; Menon, D.K.; Lambermont, B; Del Fiore, G; Degueldre, C; Aerts, J; Luxen, A (2002). "Cortical processing of noxious somatosensory stimuli in the persistent vegetative state". Neuroimage. 17 (2): 732–741. doi:10.1016/S1053-8119(02)91236-X. PMID12377148.
Sara, M.; Sacco, S.; Cipolla, F.; Onorati, P.; Scoppetta, C; Albertini, G; Carolei, A (2007). "An unexpected recovery from permanent vegetative state". Brain Injury. 21 (1): 101–103. doi:10.1080/02699050601151761. PMID17364525.
Schiff, N.D.; Ribary, U.; Moreno, D.R.; Beattie, B.; Kronberg, E; Blasberg, R; Giacino, J; McCagg, C; Fins, JJ (2002). "Residual cerebral activity and behavioural fragments can remain in the persistently vegetative brain". Brain. 125 (Pt 6): 1210–1234. doi:10.1093/brain/awf131. PMID12023311.
<Please add first missing authors to populate metadata.> (1996). "Diagnosis and management: Report of a working party of the Royal College of Physicians". Royal College of Physicians.
Canavero S; etal. (2009). "Recovery of consciousness following bifocal extradural cortical stimulation in a permanently vegetative patient". Journal of Neurology. 256 (5): 834–6. doi:10.1007/s00415-009-5019-4. PMID19252808. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Canavero S (editor) (2009). Textbook of therapeutic cortical stimulation. New York: Nova Science. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)