Struktur Keuskupan Pulau Pinang baru berdiri tahun 1955 meskipun rencana pembangunan gereja telah dimulai sejak 1786. Pada tahun 1786, Pastor Arnaud Farnault, yang sempat membangun sebuah paroki di Kedah bersama Vikaris Apostolik Siam, Joseph Louis Coudé,[7] memindahkan paroki dari sebuah daerah di Kedah menuju Penang. Pada tahun 1788 dan 1791, pembangunan Gereja Paroki Assumption dijalankan, di mana Pastor Michel Rectenwald bertindak sebagai pengawas. Wilayah-wilayah yang berada di Paroki Assumption ditetapkan dari daerah Kedah hingga Semenanjung Mergui di Wilayah Tanintharyi dengan Pulau Pinang sebagai pusat paroki.[7]