Di Jepang, Kepulauan Kuril dikenal dengan nama Kepulauan Chishima (千島列島code: ja is deprecated , Chishima rettō, Kepulauan Seribu) atau クリル列島, Kuriru rettō (Kepulauan Kuril). Nama tersebut berasal dari dialek penduduk asli suku Ainu: kur, artinya lelaki.
Selain terkenal dengan tebalnya kabut, Kepulauan Kuril kaya akan rumput laut dan kehidupan dasar laut. Pulau di bagian paling utara, Pulau Atlasov (bernama Oyakoba di Jepang), merupakan gunung berapi yang bentuknya menyerupai kerucut; keindahannya menjadi inspirasi sastra Jepang seperti haiku.
Walaupun ada sumber di Rusia yang menyebut Kepulauan Kuril pertama kali pada 1646, informasi pertama mengenai keberadaan Kuril berasal dari penjelajah Vladimir Atlasov pada 1697. Pada abad ke-18 dan 19, beberapa penjelajah turut berkunjung ke kawasan ini.