Kentut merupakan film drama komedi Indonesia kedua yang diproduksi oleh Citra Cinema setelah sukses film tentang kehidupan sang pencopet kepada anak-anak, korupsi, koruptor, kriminal dan pendidikan adalah Alangkah Lucunya (Negeri Ini). Manakali film ini bercerita tentang pemilihan kandidat dari kabupaten Kuncup Mekar yang terdiri dari dua pasangan dan dua calon adalah Patiwa dan Ki Orka (nomor urut 2) beserta dengan Jasmera dan Delarosa (nomor urut 1) yang mendapat nilai suara tertinggi.
Satu-satunya film Kentut paling dikenal dan laris di Indonesia ini diadakan acara malam pengharaan film dalam program Festival Film Indonesia 2011, film ini dinominasikan dalam kategori Penata Suara Terbaik (Adityawan Susanto dan Trisno).
Sinopsis
Patiwa, salah satu kandidat Bupati di Kabupaten Kuncup Mekar, ia harus menjalani operasi medis akibat Dada kanannya tertembak saat berkampanye. Pasca operasi, Patiwa tetap harus menjalani perawatan serius di Rumah Sakit, karena dia harus menunggu hingga keluarnya KENTUT.
KENTUT yang semula dianggap remeh, seketika menjadi persoalan penting dan melibatkan banyak pihak. Sementara hari pemilihan kursi Bupati tinggal sedikit waktu. Kepanikan menimbulkan konflik besar antara pihak Rumah Sakit dengan Tim Sukses Patiwa yang dipimpin perempuan cerdas nan jelita bernama Irma. Situasi ini dimanfaatkan oleh kandidat lawan bernama Jasmera yang selalu tampil berapi-api untuk mendapatkan simpati masyarakat. Jasmera bersama Delarosa penyanyi dangdut yang fenomenal sebagai pasangan Cawabup, selalu meneriakkan slogan anti kemunafikan dan memiliki program-program kampanye kontroversial serta cenderung nyeleneh. Untuk memperlambat keluarnya KENTUT Patiwa, maka Jasmera meminta bantuan paranormal, dengan harapan agar Patiwa dinyatakan berhalangan tetap, hingga tidak dapat mengikuti putaran kedua.
Rumah Sakit berubah suasananya. Dokter Kepala, Satpam, dan seluruh karyawan Rumah Sakit makin kelabakan dengan munculnya para pemburu berita dan beragam kelompok Agama. Mereka berkumpul untuk berdoa bagi kesehatan Patiwa, dengan seremoni yang berbeda satu sama lainnya. Situasi Rumah Sakit tidak lagi nyaman, karena mendadak berubah menjadi ruang politik. Menjadi ruang harapan bagi kepentingan banyak orang. Akhirnya KENTUT menjadi idola dari semua peristiwa yang terjadi.
Lagu di film Kentut saat ini adalah berjudul Nurlela yang dinyanyikan oleh Johan Untung dan Oki Octaviani sebagai backing vokal dalam sebuah karya emas oleh Bing Slamet.
Produksi
Lokasi
Lulus sensor
Setelah obat gratis oleh Apoteker, sang cleaning service Georgius keluar dari warung ini, tiba-tiba ada suara kentut, tim reporter paling kaget sambil ucapan kata-kata yang kasar disebut "bangs**" menggunakan suara yang sensor.
Sponsor
Berikut ini adalah daftar sponsor merupakan berkat dari film Kentut:
Real Good
Fatigon Hydro
Sozzis
Mixagrip Pegal Linu
Promag
Tampilan poster gambar H.Jasmera
Setelah Jasmera yang menang, ingin menjadi seorang haji sedang berfoto sambil gaya pose dengan berpakaian putih-putih dan sorban dengan tulisan H.Jasmera di sebelah kiri pada terletak di dinding samping sebelah jendela dan pintu yang dilihat penonton lebih tertawa, ceria dan lucu di cuplikan film ini suatu adegan kepala dokter terkejut karena melihat aktivitas Patiwa mengeluarkan kentut, keluar dari kamar istirahat, sambil berteriak dan ucapan yang kencang-kencang "patiwa kentut!" ketika suara petir yang dahsyat, awan lebih cepat dan otomatis dan menembus anginnya akibat memakai tongkat ini dapat kerasukan tikungan maut dari langit cerah.
Quotes
"Sikat dulu, urusan belakangan"
—Jasmera (Deddy Mizwar)
"Jangan takut jangan bimbang. Aku selalu bersama kalian, Jas-me-ra!"
—Jasmera (Deddy Mizwar)
"Di negeri ini kebenaran dan kebetulan tipis bedanya. Jadi, Segera lakukan sekarang sikat dulu urusan belakangan. Wahai rakyatku, ayolah bangun dari mimpimu singsingkan lengan baju!"
—Jasmera (Deddy Mizwar)
"Wahai rakyatku, mulai hari ini panggil aku H. Jasmera!"