Kemayoran adalah sebuah kecamatan di Kota Administrasi Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia. Kecamatan ini terletak di bagian utara Jakarta Pusat dan terdiri atas delapan kelurahan: Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Kebon Kosong, Harapan Mulya, Cempaka Baru, Utan Panjang, Sumur Batu, dan Serdang.[3]
Nama “Kemayoran” berasal dari kata "Mayoran", yang pada abad ke-19 merujuk pada tanah milik seorang perwira VOC berpangkat mayor bernama Isaac de l'Ostal de Saint-Martin. Kawasan ini dulunya merupakan lahan sawah dan rawa sebelum berkembang menjadi wilayah pemukiman dan komersial.[4]
Pada tahun 1934–1940, di wilayah ini dibangun Bandar Udara Kemayoran, bandara internasional pertama di Hindia Belanda. Bandara ini resmi ditutup pada 31 Maret 1985 dan lahannya dikembangkan menjadi kawasan hunian, perkantoran, dan pusat pameran. Sejak 1992, di sebagian bekas area bandara berdiri Jakarta International Expo (JIExpo) yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta setiap tahun.[5]
Kronologi Perkembangan Kemayoran
Tahun / Periode
Peristiwa Penting
1816
Nama "Mayoran" tercatat sebagai tanah milik Isaac de l'Ostal de Saint-Martin (Mayor VOC).
1934–1940
Pembangunan Bandar Udara Kemayoran oleh pemerintah Hindia Belanda.
6 Juli 1940
Bandara Kemayoran mulai beroperasi untuk penerbangan internasional.
9 Februari 1942
Bandara diserang dan dikuasai oleh Jepang pada masa Perang Dunia II.
1968
Kemayoran resmi menjadi kecamatan di wilayah Jakarta Pusat.
1 Oktober 1984
Penerbangan domestik di Bandara Kemayoran dihentikan.
31 Maret 1985
Penutupan penuh Bandara Kemayoran.
Awal 1990-an
Pembangunan kawasan perumahan, jalan utama (Benyamin Sueb, HBR Motik).
1992
Pembukaan Jakarta International Expo (JIExpo) dan penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta di Kemayoran.
Pada tahun 2021, penduduk kecamatan Kemayoran sebanyak 259.629 jiwa, dengan kepadatan 36.010 jiwa/km².[2][6] Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2021 mencatat bahwa mayoritas penduduk kecamatan ini memeluk agama Islam. Adapun persentasi penduduk menurut agama yang dianut ialah Islam sebanyak 85,54%, kemudian Kristen sebanyak 11,46%, di mana Protestan 8,27% dan Katolik 3,19%. Kemudian sebagian lagi memeluk agama Buddha yakni 2,55%, Hindu 0,43% dan Konghucu 0,02%.[2] Untuk sarana rumah ibadah di Kemayoran, terdapat 79 masjid, 111 musala, 20 gereja Protestan, 3 vihara, dan 1 gereja Katolik.[7]
Angkutan umum
Beberapa sarana angkutan umum yang melintas di kecamatan ini, adalah: