Setelah Deniz Baykal mengundurkan diri sebagai pemimpin partai pada 2010, Kılıçdaroğlu mengumumkan pengkandidatannya dan terpilih tanpa perlawanan sebagai pemimpin CHP. Ia dipandang membawakan hidup baru pada CHP.[2] Meskipun partainya kemudian mengalami kenaikan dalam pembagian suaranya, Kılıçdaroğlu gagal untuk memenangkan pemilihan manapun.
Kehidupan awal
Kılıçdaroğlu lahir pada 17 Desember 1948 di desa Ballıca, distrik Nazımiye, Provinsi Tunceli, timur Turki[3] dari pasangan Kamer dan istrinya Yemuş. Ia adalah anak keempat dari tujuh bersaudara.[4] Ayahnya adalah salah satu dari ribuan Alevi yang diasingkan setelah Pemberontakan Dersim gagal.[5]
Menurut İdris Gürsoy, keluarganya berasal dari klan Cebeligiller dari suku Kureyşan dan Zaza,[6] tetapi Kılıçdaroğlu berkata bahwa latar belakangnya adalah Turkmen.[7] Ayahnya mengubah nama keluarganya pada 1950an dari awalnya Karabulut menjadi Kılıçdaroğlu sejak semua orang di desa tersebut hidup dengan nama keluarga yang sama.[4]
Kemal melanjutkan pendidikan dasar dan menengahnya di berbagai tempat seperti Erciş, Tunceli, Genç dan Elazığ. Ia belajar ekonomi di Akademi Ilmu Pengetahuan Ekonomi dan Komersial Ankara (sekarang Universitas Gazi), dimana ia lulus pada 1971. Pada masa mudanya, ia hidup dengan menjual barang-barang.[4]
Karier profesional
Setelah universitas, Kemal Kılıçdaroğlu masuk Kementerian Keuangan sebagai spesiasi akun junior pada 1971. Ia kemudian dinaikkan pangkat menjadi akuntan dan dikirim ke Prancis untuk pelatihan profesional tambahan. Pada 1983, ia dilantik menjadi deputi direktur jenderal Departemen Pembaharuan dalam kementerian yang sama. Pada waktu itu, ia bekerja dekat dengan Perdana Menteri Turgut Özal. Pada 1991, Kılıçdaroğlu menjadi direktur-jenderal Organisasi Keamanan Sosial untuk Artisan dan Pekerjaan Sendiri (Bağ-Kur). pada tahun berikutnya, ia dilantik menjadi direktur-jenderal Organisasi Keamanan Sosial (SSK).[4][8]
Pada 1994, Kılıçdaroğlu diangkat menjadi "Pelayan Sipil Tahun Ini" oleh mingguan periodik Ekonomik Trend.[4]
Kemal Kılıçdaroğlu pensiun dari Organisasi Keamanan Sosial pada Januari 1999. Kılıçdaroğlu mengajar di Universitas Hacettepe dan mengetuai Komisi yang Mengkhususkan Diri pada Ekonomi Informal pada persiapan Delapan Rencana Pengembangan Lima Tahun. Ia juga bertindak sebagai anggota Badan Eksekutif Bank İş.[9]
Karier politik awal
Anggota Parlemen
Kılıçdaroğlu pada saat penampilan publik di Ankara (12 April 2011)
Pada 1999, Kılıçdaroğlu sering disebut sebagai 'bintang Partai Kiri Demokrat (DSP)'.[10] Media mengklaim bahwa ia akan menjadi kandidat DSP dalam pemilihan umum 1999 mendatang (di mana DSP ikut untuk pertama kali).[11] Namun, tidak ada kandidat yang maju. Meskipun demikian, pada saat ia menjadi ketua Organisasi Keamanan Sosial, ia diundang oleh pemimpin CHP Deniz Baykal untuk bergabung dengan partainya. Kılıçdaroğlu menerima undangan tersebut.[4]
Usaha Kılıçdaroğlu untuk menyoroti malapraktik beberapa politikus Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) berpangkat tinggi membuatnya masuk headline di media Turki. Dua ketua deputi AKP yang memerintah, tr[Şaban Dişli] dan tr[Dengir Mir Mehmet Fırat], mengundurkan diri dari jabatan mereka di dalam partai setelah debat-debat televisi dengan Kılıçdaroğlu. Lebih lanjut, ia secara terbuka menuduh Wali kota Ankara yang berafiliasi dengan AKP, Melih Gökçek, terlibat skandal korupsi terkait organisasi amal "Deniz Feneri" yang berbasis di Jerman.[4]
Kehidupan keluarga
Kemal Kılıçdaroğlu menikah dengan Selvi (secara tahun resmi disebut Sevim) pada 1974. Pasangan tersebut memiliki seorang putra, Kerem, dua putri, Aslı and Zeynep, dan seorang cucu dari pernikahan Aslı.[4] Beberapa jurnal menyinggung identitas Alevi-nya,[12] tetapi Kılıçdaroğlu tidak membuat sebuah pernyataan tentang kepercayaan agamanya untuk waktu yang lama. Pada Juli 2011, ia berkata "Aku selalu menyangkal berpolitik atas dasar identitas etnis dan agama. Aku adalah seorang Alevi. Sejak kapan menjadi seorang Alevi merupakan sebuah kejahatan di negara ini?".[13]
↑Kemal Kılıçdaroğlu, Kürt değil, Zaza kökenli. (Kemal Kılıçdaroğlu, is not Kurd, but Zaza descent.), İdris Gürsoy, Aleviler Kılıçdaroğlu’nu nereye taşıyacak?, Aksyon, 13 September 2010.