Kejuaraan U-16 OFC 2018 adalah edisi ke-18 turnamen sepak bolaKejuaraan U-16 OFC. Putaran final diselenggarakan di Kepulauan Solomon sejak tanggal 9 hingga 22 September 2018. 8 tim berpartisipasi pada putaran final, di mana babak kualifikasi diikuti oleh 4 tim.
Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) menemukan bahwa Kepulauan Solomon, yang awalnya menjadi juara kedua, telah dengan sengaja menurunkan pemain di atas umur, yakni Chris Satu, selama turnamen. OFC pada awalnya menjatuhkan sanksi dengan mengganti tempat Kepulauan Solomon dalam Piala Dunia U-17 FIFA 2019 dengan tim lain.[2] Keputusan tersebut ditinjau kembali setelah adanya banding dari Federasi Sepak Bola Kepulauan Solomon.[3] Komite Eksekutif OFC mengumumkan pada 3 Mei 2019 bahwa Kepulauan Solomon akan tetap mendapat tempat dalam Piala Dunia FIFA U-17, dengan alasan bahwa federasi tidak dengan sengaja melanggar peraturan karena Satu memiliki paspor yang dikeluarkan pemerintah yang menunjukkan bahwa ia memenuhi ketentuan.[4][5]
Pada 11 Desember 2019, ditemukan bahwa pemain Kepulauan Solomon Maxwell Keana bermain lima kali dengan "akta kelahiran dan paspor palsu" agar dapat bermain dalam kompetisi tersebut. Akibatnya, Federasi Sepak Bola Kepulauan Solomon terkena sanksi dan Konfederasi Sepak Bola Oseania melarang Kepulauan Solomon tampil dalam Kejuaraan U-17 OFC 2023.[6]
Catatan
↑Waktu kick-off pertandingan ditunda dari rencana awal pada pukul 10.00 menjadi pukul 12.00, karena jadwal penerbangan Samoa yang mengalami perubahan.[1]