Kejurnas Utama PSSI 1978–79 merupakan kejuaraan amatir tahunan yang diadakan oleh PSSI. Untuk pertama kalinya kejuaraan Perserikatan di bagi menjadi dua divisi. Hal ini bertujuan agar Perserikatan di tahun yang mendatang tidak akan melewati fase kejuaraan tingkat daerah lagi sekaligus branding nama baru sebagai Divisi Utama Perserikatan. Perubahan konsep ini juga berkaitan agar para pemain tidak memiliki jadwal yang padat untuk kualifikasi tingkat daerah berhubung akan digelarnya kompetisi Galatama.
Persija Jakarta keluar sebagai juara setelah di partai terakhir mengalahkan PSMS Medan dengan skor tipis 1–0. Jumlah poin kedua tim sama, tetapi Persija menjadi juara karena memiliki selisih gol yang lebih baik.