Menurut keterangan polisi dan saksi mata, pada pukul 08.48 WIB sebuah MetroMini trayek B80 dengan nomor polisi B 7760 FD[7] melintasi Jalan Pangeran Tubagus Angke dari arah Jembatan Lima menuju Kalideres sebelum perlintasan kereta api dekat Stasiun Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Saat itu, palang pintu perlintasan sedang menutup sehubungan KRL Commuter Line jalur Jatinegara-Bogor dengan nomor kereta KA 1528 akan melintas. Namun, karena setelah menutup masih ada celah antara palang,[8] Metromini tersebut justru melintasi perlintasan yang sedang menutup tersebut secara zig-zag.[9] Tidak lama berselang, Metromini tersebut ditabrak KRL yang sedang melintas. MetroMini pun terseret kurang lebih 200 meter sebelum berhenti di peron jalur 1 Stasiun Angke.[10] Badan MetroMini rusak parah hingga terbelah menjadi beberapa bagian, sementara KRL hanya lecet di bagian depan dan mengalami kerusakan sistem kelistrikan dibawah kabin masinis.[11]
Reaksi
Akibat kejadian ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah berencana akan menghapus trayek MetroMini B80.[12] Sementara itu, PresidenIndonesiaJoko Widodo mengucap belasungkawa atas kecelakaan ini. Ia meminta agar evaluasi harus dilakukan agar tidak terjadi hal yang sama.[13]