Kecamatan ini didirikan pada tahun 1981 dan dimekarkan dari Kecamatan Gombong, dengan luas +/- 21.000 hektar dan penduduk 8.616 jiwa saat itu.[butuh rujukan] Saat dibentuk, Kecamatan Rowokele meliputi 5 desa saat itu, serta saat ini di Kecamatan Rowokele telah meliputi 11 desa.[2]
Sungai-sungai yang berada di wilayah ini antara lain:[butuh rujukan]
Sungai Kretek
Sungai Ijo
Sungai Donoloyo
Sungai Srengseng
Sungai Lemungsur
Sungai Giyanti
Sungai Siwuluh
Sungai Kalidukuh
Sungai Klangrang
Sungai Siluwuk
Sungai Bantar
Sungai Kahor
Sungai Ranggaula.
Penggunaan lahan
Penggunaan lahan di Kecamatan Rowokele umumnya digunakan sebagai lahan persawahan di dataran rendah atau berada di bagian tengah wilayah ini yang merupakan sawah irigasi dari Waduk Sempor, Sungai Serayu dan Sungai Ijo. Di wilayah utara sebagian besar digunakan hutan kayu tahunan baik milik warga maupun perhutani Resor Pemangkuan Hutan Giyandi, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gombong Utara, KPH Kedu Selatan. Sedangkan palawija berada di lahan berkontur perbukitan di wilayah utara, tengah dan selatan. Di dataran rendah juga umum digunakan sebagai lahan perikanan air tawar. Hasil bumi Kecamatan Rowokele berupa padi, sayur-mayur, buah buahan, palawija, cengkih, jenitri, empon-empon, kapulaga, jahe, kunir, kayu, hingga hasil tambah berupa andesit, kapur dan lainnya.[butuh rujukan]
Transportasi
Keadaan jalan di pelosok rowokele
Transportasi di Kecamatan Rowokele sangat beragam mulai dari angkutan desa, angkutan kota, bus antar kota antar provinsi, bus antar kota hingga kereta api. Kecamatan Rowokele dilintasi jalan nasional yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen juga berbagai kota selatan pulau jawa. Kecamatan Rowokele juga dilintasi rel ketera api lintas selatan sehingga terdapat sebuah stasiun di wilayah ini yakni Stasiun Ijo. Ruas jalan lainnya yaitu ruas Ijo - Goa Jatijajar - Pantai Logending yang kondisi jalannya sudah bagus serta terdapat angkutan umum. Sementara beberapa ruas jalan di wilayah utara Kecamatan Rowokele masih tertinggal. Tak banyak angkutan desa yang beroperasi hingga pelosok desa. Sebagian angkutan desa disebut " angkot / kol.
Beberapa sekolah menengah negeri dan swasta yang ada di Kecamatan Rowokele adalah sebagai berikut:[2]
SMAN 1 Rowokele
MA Al- Huda Rowokele
SMK Muhammadiyah Rowokele
SMPN 1 Rowokele
SMPN 2 Rowokele
SMP PGRI 1 Rowokele
SMP Muhammadiyah I Rowokele
MTsN 1 Rowokele
MTs Al Mutaqin Bumiagung
MTs Al Huda Rowokele
MTs Ma'arif NU Wagirpandan
MI MUHAMMADIYAH REDISARI (MISAMURE)
MI MUHAMMADIYAH ROWOKELE (MI MUTU)
Sarana publik
Sarana publik di Kecamatan Rowokele cukup bagus dengan adanya pasar tradisonal, langgar, masjid, gereja, yang mendukung serta fasilitas kesehatan. Berikut sejumlah fasilitas umum yang ada di Kecamatan Rowokele:[butuh rujukan]
Air Terjun Gombong merupakan sebuah air terjun yang masih sangat alama di Dusun Klangrang, di utara Desa Wagirpandan. Air terjun yang memiliki ketinggian sekira 23 meter ini berada di antara hutan pinus Perhutani dan terletak di aliran Sungai Klangrang yang merupakan anak Sungai Ijo. Di bawah Air Terjun Gombong juga terdapat dua air terjun lainnya yakni Air Terjun Bulukuning dan Air Terjun Aro.[butuh rujukan]
Terowongan ini dikelola oleh Daerah Operasi V Purwokerto dan dijaga oleh petugas jaga terowongan (PJTW) di samping mulut terowongan. Terowongan ini menjadi pilihan bagi railfans yang berburu kereta api masuk dan keluar terowongan. Kemungkinan jika proyek rel ganda Kroya-Kutoarjo rampung, terowongan ini mungkin dinonaktifkan dan dijadikan cagar budaya. Selain itu, akan dibangun terowongan baru yang akan menampung dua jalur rel sekaligus.[butuh rujukan]