Lukisan dari Anlegory of Folly (awal abad ke-16) oleh Quentin Matsys.
Kebodohan adalah keadaan dan situasi di saat kurangnya pengetahuan terhadap sesuatu informasi yang bersifat subjektif. Hal ini tidak sama dengan tingkat kecerdasan yang rendah (kedunguan), seperti kualitas intelektual dan tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang. Kata "bodoh" adalah kata sifat yang menggambarkan keadaan di saat seseorang tidak menyadari sesuatu hal, tetapi masih memiliki kemampuan untuk memahaminya. Istilah bodoh dapat ditempatkan seperti dalam kalimat "Seseorang memiliki kemahiran dalam matematika, tetapi sama sekali bodoh dalam ilmu bahasa". Di sisi lain secara umum, kata bodoh sering ditempatkan seperti dalam kalimat "Orang itu bodoh karena membiarkan hal itu terjadi". Penggunaan istilah bodoh pada contoh kalimat yang kedua tersebut bermakna sebuah ucapan penghinaan yang merendahkan kualitas kecerdasan seseorang, tetapi sebenarnya itu tidak tepat dalam hal makna sebenarnya.
Edmund Bergler (1998). The talent for stupidity: the psychology of the bungler, the incompetent, and the ineffectual. International Universities. ISBN978-0-8236-6345-3.
Giancarlo Livraghi (2009). The Power of Stupidity. Pescara: Monti&Ambrosini. ISBN978-88-89479-15-5.
Robert J. Sternberg, ed. (2003). Why Smart People Can Be So Stupid. Yale University Press. ISBN978-0-300-10170-6.
Stephen Greenspan (2008). "Foolish action in adults with intellectual disabilities: the forgotten problem of risk-unawareness". Dalam Laraine Masters Glidden (ed.). International Review of Research in Mental Retardation. Vol.36. Academic Press. ISBN978-0-12-374476-0.