Keamanan ekonomi atau keamanan finansial adalah keadaan memiliki pendapatan yang stabil atau sumber daya lain untuk menopang standar hidup kini dan nanti. Keamanan ekonomi juga bisa didefinisikan di mana kondisi suatu individu dan komunitas memiliki jaminan dasar yang memadai, kesempatan kerja yang layak, ataupun jaring pengaman sosial untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi. Menurut United Nations Trust Fund for Human Security, strategi peningkatan keamanan ekonomi mencakup diversifikasi ekonomi dan pertanian, penguatan pembiayaan publik berkelanjutan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.[1] Keamanan ekonomi memperkuat ketahanan masyarakat terhadap guncangan krisis, mendorong pembangunan inklusif lewat distribusi sumber daya dan peluang yang merata, serta mencegah ketimpangan sistemik yang dapat memicu kerawanan sosial dan politik.
Konsep keamanan ekonomi tidak hanya dilihat dari faktor makro saja melainkan harus dilihat dari faktor mikro, sehingga bisa disesuaikan terkait analisis teori berdasarkan mikroekonomi ataupun makroekonomi.[2]
Keamanan finansial lebih mengacu pada pengelolaan uang dan tabungan perorangan dan keluarga.[3][4] Keamanan ekonomi cenderung mencakup dampak tingkat produksi dan bantuan uang untuk pengangguran secara luas.