Untuk segala hal yang dikatakan tanpa kombinasi apapun, setiap kata menandakan adanya substansi, atau kuantitas, atau kualifikasi [kualitas], atau relasi, atau di mana [lokasi], atau kapan [waktu], atau berada dalam posisi, atau memiliki keadaan [kondisi], atau melakukan tindakan [aktif], atau dikenai tindakan [pasif]. Untuk memberikan gambaran kasar, contoh substansi: manusia, kuda; kuantitas: empat kaki, lima meter; kualifikasi: putih, gramatikal; relasi: kedua, setengah, lebih besar; di mana: di Lyceum, di pasar; kapan: kemarin, tahun lalu; berada dalam posisi: berbaring, duduk; memiliki kondisi: mengenakan sepatu, memakai baju besi; yang melakukan tindakan: memotong, membakar; yang dikenai tindakan: yang dipotong, yang dibakar. (1b25-2a4)