Katedral Daegu merupakan tempat suci yang mengikuti ritus Romawi atau Latin dan berfungsi sebagai pusat kedudukan dan takhta Keuskupan Agung Metropolitan Daegu (Archidioecesis Taeguensis atau 천주교 대구대교구) yang dibuat pada tahun 1962 oleh bulla"Fertile Evangelii semen" oleh Paus Yohanes XXIII.
Bangunan katedral saat ini dibangun antara tahun 1902[3] dan 1903 dan direnovasi ketika statusnya ditingkatkan menjadi katedral pada tahun 1911. Paus Yohanes Paulus II mengunjungi bait suci pada Mei 1984.[4]
Struktur aslinya terbuat dari kayu tetapi terbakar pada tahun 1899.[5]