Pada awal tahun 2000an Desa Karoya merupakan bagian dari Desa Datarcae, dan pada pertengahan tahun 2006 memisahkan diri dan menjadi desa baru dari desa induk yaitu desa datarcae, dikarenakan terlalu luasnya desa datarcae yang berdampak pada pelayanan publik serta pemerataan pembangunan menjadi Alasan kuat serta motivasi tersendiri untuk memisahkan diri menjadi desa baru dengan harapan mau mewujudkan kesejahtraaan masyarakat Desa Karoya.
Desa Karoya Sendiri merupakan desa yang namanya di ambil dari nama Sebuah Pohon, Warga sekitar sering menyebutnya "Pohon KAROYA" atau dalam bahasa indonesia di sebut "Pohon BERINGIN" yang berada di pemakaman umum Kp. Cilengkong, dan lokasinya berada pusat Desa Karoya.
Desa Karoya merupakan desa yang dikelilingi beberapa gunung, bukit dan beberapa air terjun diantaranya yaitu:
Gunung Gede Ciijau Desa Karoya
Gunung Goong Desa Karoya
Gunung Cadas Gantung Desa Karoya
Gunung Puspa Desa Karoya
Gunung Pasir Pogor Desa Karoya
Gunung Awi Desa Karoya
Gunung Astana Desa Karoya
Gunung Tikukur Desa Karoya
Gunung Ganik Desa Karoya
Gunung Panggelangan Desa Karoya
Gunung Pasir Kasungka Desa Karoya
Bukit Pasir Cibangkong ( Cibangkong Jungleland ) Desa Karoya
Bukit Ciparahu Buruk Desa Karoya
Bukit Pasir Tongeret Desa Karoya
Bukit Ranca Beureum
Curug Ciijau Desa Karoya
Curug Cisitu Desa Karoya
Curug Renteng Desa Karoya
Curug Burih Desa Karoya
Curug PanggelanganDesa Karoya
Bendungan Ki listri Desa Karoya
Terdiri Dari 15 Rukun Tetangga dari 5 Rukun Warga
Kp.Ciijau Masjid 1
Kp.Ciijau Masjid 2
Kp.Ciijau Timur
Kp.Ciijau Kantor
Kp.Cibunar
Kp.Cilengkong Girang
Kp.Cilengkong Tengah
Kp.Cilengkong Lebak
Kp.Umul Baru
Kp.Cipamangguan
Kp.Panggelangan Masjid
Kp.Panggelangan Tengah
Kp.Bidur
Kp.Cisempureun 1
Kp.Cisempuren 2
Luas Daerah Desa Karoya 1.041,82 Ha dengan jumlah penduduk 1826 jiwa, Desa Karoya sendiri berbatasan dengan:
Sebelah Utara : Desa Kadudamas, Kecamatan Cirinten
Sebelah Selatan : Desa Cibereum, Kecamatan Cijaku
Sebelah Timur : Desa Datarcae dan Desa Nangerang Kecamatan Cirinten
Sebalah Barat : Desa Parakanlima, Kecamatan Cirinten
Jarak pusat desa dengan ibukota kabupaten yang dapat ditempuh melalui perjalanan darat kurang lebih 46km.kondisi prasarana jalan poros desa yang masih berupa jalan kontruksi lapen dengan kondisi rusak parah mengakibatkan waktu tempuh menggunakan kendaraan bermotor mencapai kurang lebih satu jam/ menit. sedangkan jarak pusat desa dengan ibukota kecamatan yang dapat ditempuh melalui perjalanan darat kurang lebih 6km. kondisi ruas jalan poros desa yang dilalui juga berupa jalan kontruksi lapen dengan kondisi rusak parah, mengakibatkan waktu tempuh menggunakan kendaraan bermotor mencapai kurang lebih satujam/menit.desa karoya merupakan wilayah paling potensial untuk usaha dibidang pertanian. hal tersebut didukung oleh. kondisi geografis serta sistem pengairan yang baik.dukungan pemerintah untuk pengembangan potensipertanian diwujudkan
dengan menetapkan wilayah desa karoya sebagian dari agrobisnis dan agro wisata.berdasarkan kondisi desa ini makan akan dijabarkan masalah, potensi, hingga daftar rencana pembangunan jangka menengah desa ( RPJMDES ) yang diprogramkan untuk 6 tahun.