Terbentuknya kampungKarang Umpu adalah merupakan pecahan dari Desa/Kampung Induk Blambangan Umpu, kecamatan Blambangan Umpu, Lampung Utara (pada saat itu masih merupakan wilayah Kabupaten Lampung Utara).
Masyarakat/wargaKarang Umpu yang semula adalah dusun dari Desa Blambangan Umpu, terdiri dari beberapa bagian yang secara bersama-sama memandang pentingnya pemekaran wilayah dusun Karang Umpu untuk jadi sebuah Desa/Kampung mengingat sudah ada Plasma PIRSUS I A
Penduduk Karang Umpu berasal dari beberapa wilayah Karang Pucung, Kalianda, Lampung Selatan, Mesir Buay bahuga tepatnya dari Karangan, dan dari OKUTimur serta OKU Induk,
Masyarakat pribumi Blambangan Umpu itu sendiri.
Mengingat banyaknya yang masuk ke Karang Umpu dengan membawa daerahnya masing-masing maka perlu penyatuan sikap dan persamaan,yang tadinya ada yang menyebut "Karang Pucung" dan dari Karangan meyatakaan karangan dan dikarang umpu banyak dipengaruhi dari desa induk BLAMBANGAN UMPU maka dirumuskan sebuah nama yang sekarang
mewakili nama "KARANG" dan "UMPU". Diprakarsai oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat maka diusulkan dusun Karang Umpu untuk menjadi pemekaran desa dari Blambangan Umpu.
Nama
Nama kampungKarang Umpu merupakan hasil musyawarah masyarakat pada saat itu dan disepakati menjadi nama kampung. Dan pada tahun 1984 sampai dengan tahun 1995 status kampungKarang umpu sebagai kampung persiapan,
kemudiantepatnya 14 Juli 1997 status kampungKarang Umpu menjadi kampung Definitif hingga sekarang.
Geografi
KampungKarang Umpumerupakan salah satu dari25Kampung di wilayah Kecamatan Blambangan Umpu, yang terletak 5Km ke arahBaratdari kota Kecamatan. Kampung Karang Umpumempunyai luas wilayah seluas6.000 hektare.
Iklim
Iklim KampungKarang Umpusebagaimana Kampung-Kampung lain di wilayah Indonesia mempunyai
iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di KampungKarang Umpu dan secara luas, Kecamatan Blambangan Umpu.
Demografi
Karena KampungKarang Umpumerupakan kampung pertanian, maka sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, selain itu ada pula pedagang, petambang emas, petambang batu, PNS dan buruh