Final Fantasy VII merupakan sebuah permainan video bermain peran yang dikembangkan oleh Squaresoft (sekarang bernama Square Enix) dan dirilis pada tahun 1997. Kisah karakter-karakter beserta dunia mereka, Gaia (awalnya hanya disebut sebagai "The Planet"), telah diadaptasi menjadi berbagai permainan sempalan (*spin-off*), film, hingga novel sebagai bagian dari waralaba yang dihimpun dalam proyek Compilation of Final Fantasy VII.
Permainan ini menceritakan perjalanan Cloud Strife, seorang tentara bayaran. Cloud bergabung dengan kelompok eksteroris bernama AVALANCHE untuk menghentikan megakorporasi Shinra yang telah menguras The Planet untuk dijadikan sumber energi (Mako). Seiring berjalannya cerita, kelompok Cloud tidak hanya berjuang menyelamatkan dunia dari Shinra, tetapi juga harus menghadapi ancaman yang lebih besar. Di babak final, Cloud dan rekan-rekannya harus menghadapi musuh utama dalam permainan ini, Sephiroth.
Cloud Strife
Cloud awalnya diperkenalkan sebagai mantan anggota pasukan elite SOLDIER 1st Class yang kini bekerja sebagai tentara bayaran (*mercenary*). Atas rekomendasi dari Tifa, Cloud dikontrak oleh kelompok pemberontak AVALANCHE untuk membantu misi mereka meledakkan reaktor Mako milik Shinra di kota Midgar. Dalam misi peledakan reaktor kelima, Cloud terjatuh ke atap sebuah gereja di area kumuh (*slum*) dan bertemu dengan gadis penjual bunga bernama Aerith yang sedang diburu oleh pihak Shinra. Cloud bersedia menjadi pengawalnya dengan bayaran sekali kencan.
Setelah AVALANCHE hancur dan mereka terpaksa meninggalkan Midgar, Cloud terpilih sebagai pemimpin kelompok yang baru. Mereka memburu Sephiroth yang bermaksud menggunakan Black Materia untuk memanggil (*summon*) meteor demi menghantam The Planet. Cloud sendiri memiliki dendam pribadi pada Sephiroth yang telah menghancurkan kampung halamannya, Nibelheim.
Cloud digambarkan sebagai pemuda berambut pirang jabrik dan bertarung menggunakan pedang raksasa. Senjata ikonik pertamanya adalah Buster Sword, pedang yang sebelumnya digunakan oleh sahabatnya, Zack Fair. Teknik serangan terkuat Cloud adalah Omnislash.
Meski awalnya diceritakan sebagai SOLDIER 1st Class, belakangan terungkap bahwa Cloud tidak pernah berhasil lulus dalam tes masuk SOLDIER dan hanya berstatus sebagai prajurit infanteri biasa. Kekuatan Cloud meningkat drastis akibat eksperimen penyuntikan sel Jenova dan paparan energi Mako oleh Profesor Hojo di Shinra Mansion selama hampir lima tahun, sebelum akhirnya ia diselamatkan oleh Zack dalam pelarian mereka menuju Midgar. Dalam pelarian tersebut, Zack tewas tertembak oleh pasukan Shinra.
Tifa Lockhart
Tifa adalah teman masa kecil Cloud dari Nibelheim. Saat berusia 13 tahun, Cloud pernah berjanji pada Tifa bahwa ia akan bergabung dengan SOLDIER dan akan selalu melindunginya jika ia dalam bahaya.
Tifa adalah pemilik bar Seventh Heaven yang juga menjadi markas rahasia kelompok AVALANCHE. Tifa digambarkan sebagai perempuan muda ahli bela diri yang bertarung menggunakan teknik tinju dan tendangan. Pakaiannya yang tangguh dan terbuka sering kali bertolak belakang dengan kepribadian aslinya yang suportif, pemalu, dan kerap memendam perasaannya sendiri.
Aerith Gainsborough
Aerith (juga dikenal sebagai Aeris) adalah seorang penjual bunga di jalanan Midgar yang meminta Cloud menjadi pengawalnya. Ia diasuh oleh ibu angkatnya, Elmyra. Sedari kecil, Aerith diyakinkan oleh Tseng (anggota Turks) bahwa dirinya adalah seorang Ancient (Cetra) terakhir yang tersisa, ras kuno yang memiliki koneksi spiritual mendalam dengan The Planet.
Dalam perjalanannya, Aerith menunjukkan ketertarikan pada Cloud, meskipun ia juga mengungkapkan bahwa cinta pertamanya adalah Zack Fair.
Nasib Aerith berakhir tragis di Forgotten City. Sesaat sebelum Aerith selesai merapalkan sihir suci Holy melalui doanya untuk menahan meteor, Sephiroth membunuhnya dengan menusuknya dari belakang menggunakan pedang panjang (Masamune). White Materia milik Aerith terlepas dan jatuh ke dalam air. Cloud kemudian membawa dan menenggelamkan tubuh Aerith ke danau untuk mengembalikannya ke The Planet.
Secara penampilan, Aerith digambarkan sebagai gadis berusia 22 tahun yang ceria dan anggun. Ia mengenakan gaun merah muda panjang, jaket denim merah, dan bersenjatakan sebuah tongkat sihir (*guard stick*).
Barret Wallace
Barret adalah pemimpin AVALANCHE. Ia adalah pria kulit hitam berbadan besar yang keras kepala dan emosional, tetapi sangat setia kawan. Barret kehilangan lengan kanannya akibat tembakan Scarlet saat kampung halamannya, Corel, dihancurkan oleh Shinra. Tragedi tersebut memicu dendamnya untuk menghancurkan Shinra. Ia kemudian mengganti lengan kanannya dengan senjata mesin bionik yang bisa dimodifikasi.
Barret memiliki seorang putri angkat bernama Marlene, yang merupakan anak kandung dari sahabat lamanya, Dyne. Barret sangat menyayangi dan protektif terhadap Marlene. Di kemudian hari, Barret terpaksa berhadapan kembali dengan Dyne, yang ternyata juga selamat dan memiliki lengan bionik yang sama, di Desert Prison.
Red XIII
Red XIII adalah nama sandi yang diberikan oleh Profesor Hojo untuk spesimen penelitian nomor 13. Nama aslinya adalah Nanaki, yang berasal dari Cosmo Canyon. Ia adalah makhluk menyerupai singa atau serigala merah yang memiliki tingkat kecerdasan setara manusia, kemampuan berbicara, dan kecepatan tinggi. Meski ia mengaku baru berusia 48 tahun secara manusia, dalam hitungan umur spesiesnya, usianya setara dengan remaja.
Cait Sith
Cait Sith adalah sebuah boneka robot berbentuk kucing bipedal bermahkota. Dalam pertarungan, ia menunggangi boneka robot moogle raksasa yang berfungsi ganda sebagai mesin peramal di taman hiburan Gold Saucer.
Cait Sith sebenarnya dikendalikan dari jarak jauh oleh Reeve Tuesti, salah satu petinggi korporat Shinra. Awalnya, Cait Sith menyusup ke dalam kelompok Cloud sebagai mata-mata Shinra. Namun, seiring berjalannya waktu, Reeve mulai menyadari kesalahan Shinra dan bersimpati pada perjuangan AVALANCHE. Cait Sith pada akhirnya berbalik menjadi mata-mata AVALANCHE yang menyusup ke sistem internal Shinra.
Cid Highwind
Cid adalah seorang insinyur dan pilot legendaris dari Rocket Town. Ia bertarung menggunakan senjata berjenis tombak atau tongkat. Di masa lalu, Cid sangat berambisi menjadi manusia pertama yang terbang ke luar angkasa melalui program luar angkasa Shinra.
Penerbangan luar angkasanya dibatalkan pada detik-detik terakhir karena asistennya, Shera, masih berada di ruang mesin roket untuk memeriksa sistem yang berpotensi meledak. Cid mengorbankan mimpinya demi menyelamatkan nyawa Shera, membuat roket tersebut miring dan tidak terpakai selama bertahun-tahun. Cid akhirnya berhasil ke luar angkasa saat Shinra menggunakan roket tersebut untuk menabrakkan Huge Materia ke arah meteor. Selama cerita berlangsung, Cid menjadi kapten pesawat udara Highwind yang digunakan oleh kelompok Cloud.
Vincent Valentine
Vincent adalah mantan penembak jitu kelompok Turks di bawah naungan Shinra. Ia ditugaskan untuk mengawal para ilmuwan yang terlibat dalam Jenova Project. Vincent jatuh cinta pada salah satu peneliti, Lucrecia Crescent. Namun, Lucrecia menolaknya dan memilih bersama Profesor Hojo.
Sebagai hukuman atas perselisihannya dengan Hojo, Vincent dijadikan subjek eksperimen biologis mematikan. Eksperimen tersebut memberinya kemampuan untuk bermutasi menjadi berbagai monster, serta menghentikan proses penuaan tubuhnya. Merasa gagal menyelamatkan Lucrecia, Vincent mengunci dirinya di dalam peti mati di ruang bawah tanah Shinra Mansion selama 30 tahun sebagai penebusan dosa, sebelum akhirnya dibangunkan oleh kelompok Cloud. Meski terkesan dingin dan apatis, Vincent memutuskan untuk bergabung dengan kelompok tersebut demi membalas dendam pada Hojo.
Yuffie Kisaragi
Yuffie adalah seorang gadis ninja dari Wutai yang terobsesi mengumpulkan Materia. Ia merupakan karakter opsional yang bisa direkrut jika pemain berhasil mengalahkannya di dalam hutan dan memilih opsi dialog yang benar.
Motivasi utama Yuffie mencuri dan mengumpulkan Materia adalah untuk mengembalikan kejayaan militer kota Wutai, yang telah direduksi menjadi kota wisata oleh Shinra setelah Wutai kalah perang. Awalnya, Yuffie membenci ayahnya, Godo Kisaragi, karena dianggap pengecut setelah menyerah pada Shinra. Namun, setelah Yuffie berhasil mengalahkan ayahnya dalam duel di Pagoda Wutai, ia akhirnya memahami kekuatan dan alasan ayahnya. Dalam pertarungan, Yuffie bertarung jarak jauh menggunakan senjata berjenis *shuriken* raksasa.