Kapasitas vital (VC) adalah jumlah udara terbanyak yang bisa dihembuskan oleh seseorang dari paru-parunya setelah inhalasi maksimal. Kapasitas vital setara dengan gabungan dari jumlah volume cadangan inspirasi, volume tidal, dan volume cadangan ekspirasi. Kurang lebih kapasitas vital setara dengan Kapasitas Vital Paksa (FVC).[1][2]
Kapasitas vital seseorang dapat diukur menggunakan spirometer basah atau biasa. Bersamaan dengan pengukuran fisiologis lainnya, kapasitas vital dapat digunakan untuk membuat sebuah diagnosis penyakit pernapasan. Terlebih lagi, kapasitas vital digunakan untuk menentukan seberapa banyak keterlibatan otot pernapasan pada penyakit neuromuskular, dan dapat membantu menarik kesimpulan dalam pengobatan sindrom Guillain–Barré dan krisis miastenik.[butuh rujukan]
Seorang dewasa normal memiliki kapasitas vital sebanyak 3 hingga 5 liter.[3] Jumlah kapasitas vitalnya dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, tinggi, bobot dan kemungkinan juga ras.[4] Namun, ketergantungan dengan ras tidak difahami maupun didefinisikan dengan baik, karena pertama kali didasari oleh penelitian dengan budak hitam pada abad ke-19[5] dan barangkali disebabkan oleh konflasi dengan faktor-faktor lingkungan.[6]
Referensi
↑Chhabra, S. K. (January 1998). "Forced Vital Capacity, Slow Vital Capacity, or Inspiratory Vital Capacity: Which Is the Best Measure of Vital Capacity?". Journal of Asthma. 35 (4): 361–365. doi:10.3109/02770909809075669. PMID9669830.