Matsukaze (松風code: ja is deprecated , "Angin pinus") adalah salah satu kapal perusak dari Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Ia merupakan kapal ketiga dari kelas Kamikaze. Ia dibuat pada tahun 1922 dan selesai pada tahun 1923. Ia awalnya bernama Perusak No. 7 dan diberi nama Matsukaze pada tanggal 1 Agustus 1928.
Kelas Kamikaze adalah versi perbaikan dari kelas Minekaze. Kapal jenis ini memiliki panjang keseluruhan 102,5 meter (336ft 3in)[2] dan 97,5 meter (319ft 11in) antara kedua garis tegak buritan dan garis tegak haluan. Dengan beam sepanjang 9,1 meter (29ft 10in), dan draft sepanjang 2,9 meter (9ft 6in). Kapal Kelas Kamikaze berbobot 1.422 ton metrik (1.400 ton panjang) dengan beban standar dan 1.747 ton metrik (1.719 ton panjang) pada beban penuh.[3] Kapal ini didukung oleh dua Parsons yang terhubung dengan turbin uap, masing-masing mengendalikan satu poros baling-baling, menggunakan uap yang disediakan oleh empat Kampon tabung pendidih. Turbin yang dirancang untuk menghasilkan 38.500 tenaga kuda poros (28.700kW), yang akan mendorong kapal ini dengan kecepatan 37,3 knot (69,1km/h; 42,9mph). Selama percobaan laut, kapal jenis ini dengan mudah melebihi kecepatan awalnya, mencapai 38,7 hingga 39,2 knot (71,7 hingga 72,6km/h; 44,5 hingga 45,1mph).[4] Kapal ini dapat memuat 420 ton metrik (413 ton panjang)bahan bakar minyak yang membuat mereka dapat menempuh 3.600 mil laut (6.700km; 4.100mi) dengan kecepatan 14 knot (26km/h; 16mph). Kru kapal ini terdiri dari 148 perwira dan awak kapal.[5]
Persenjataan utama kapal kelas Kamikaze terdiri dari empat senjata Jenis 3 berkaliber 12-sentimeter (4,7in) pada satu meriam; satu senjata di depan bagian suprastruktur kapal, salah satu berada di antara dua cerobong asap dan sepasang yang terakhir berada di atas bagian belakang suprastruktur kapal. Senjata diberi nomor '1' sampai '4' dari depan ke belakang. Kapal ini dilengkapi dengan dua set 53,3-sentimeter (21,0in) tiga tabung torpedo diatas muka air; salah satu meriam berada di antara bagian depan suprastruktur dan meriam depan dan dua lainnya berada di antara bagian belakang cerobong asap dan superstruktur belakang.[5]
Pada awal perang, Senjata No. 4 dan tabung torpedo bagian belakang dilepas dan diganti dengan 18 peledak kedalaman dengan 4 pelempar. Selain itu, 10 senjata anti-pesawat ringan kaliber 25mm (0,98in) Type 96 dipasang.[6] perubahan-perubahan Ini meningkatkan berat benaman kapal ini hingga 1.499 ton panjang (1.523t). Kapal yang selamat mendapatkan peningkatan persenjataan anti-pesawat ringan hingga menjadi antara tiga belas dan dua puluh senjata 25mm dan empat senjata mesin anti pesawat 13,2mm (0,5in) Jenis 93 pada bulan juni 1944. Perubahan ini mengurangi kecepatannya hingga 35 knot (65km/h; 40mph).[5]
Desain
Ia memiliki panjang 102.5 meter dan berat 1422 ton. Ia dapat melaju dengan kecepatan 37.3 knot atau 69.1km/jam. Armamen utamanya berupa 4 buah 12cm type 3 gun dan 3 buah 53.3cm torpedo. Krunya terdiri dari 148 orang.
Masa dinas
Saat Perang Pasifik pecah, ia tergabung ke dalam Divisi Perusak ke-5 dan terlibat dalam invasi awal Jepang ke Filipina. Ia kemudian turut menginvasi Hindia Belanda dan terlibat dalam Pertempuran Selat Sunda pada tanggal 1 Maret 1942. Pada pertempuran tersebut ia membantu kapal perusak Shiokaze menenggelamkan kapal Belanda Endeh. Setelahnya ia mengantarkan konvoi tentara dari Singapura ke Penang, Rangoon, Indochina, dan Makassar. Pada 31 Maret 1943 ia kembali ke Yokosuka untuk refit.
Setelahnya ia terlibat dalam beberapa Tokyo Ekspres ke Kolombaranga dan membantu evakuasi tentara Jepang dari Vella Lavella. Pada akhir Oktober, ia kembali ke Yokosuka untuk perbaikan. Pada bulan Desember ia kembali melakukan Tokyo Ekspres ke Britania Baru hingga akhir Januari.
Pada Februari 1944, ia berada di Truk ketika Amerika melancarkan Operasi Hailstorm. Ia berhasil selamat dengan keadaan kerusakan sedang. Setelahnya ia kembali ke Yokosuka untuk perbaikan.
Pada Mei 1944 perbaikannya selesai dan ia tergabung ke dalam Divisi Perusak ke-30. Ia kemudian bertugas mengantarkan tentara antara Jepang dan Saipan. Saat ia berangkat dari Tateyama, Chiba pada tanggal 9 Juni 1944, ia ditorpedo oleh USSSwordfish sekitar 110km arah timur laut Chichijima. Ia tenggelam setelahnya.
Jentschura, Hansgeorg; Jung, Dieter; Mickel, Peter (1977). Warships of the Imperial Japanese Navy, 1869–1945. Annapolis, Maryland: United States Naval Institute. ISBN0-87021-893-X.
Lindemann, Klaus (2005). Hailstorm Over Truk Lagoon: Operations Against Truk by Carrier Task Force 58, and the Shipwrecks of World War II. Orego: Resource Publications. ISBN1-59752-347-X.