10 Maret, Asakaze bersama Divisi Perusak ke-5 ditempatkan ke Armada Area Barat Daya dan mengawal konvoi pasukan dari Singapura ke Penang dan Rangoon, ia juga membantu pasukan Jepang dalam Operasi D 11 Juni 1942. Dari akhir Juli 1942-Februari 1943, ditempatkan sekitar Ambon dan Timor untuk patroli. Februari Akhir, ditempatkan di Saigon mengawal konvoi dianyata Takao dan Moji, Kyūshū. Pada akhir Mei, dia dimordenisasi di Sasebo Naval Arsenal, juga mengawal konvoi ke Saipan dan Manila selama Agustus 1944.
24 Agustus, Asakaze berangkat dari Takao guna mengawal konvoi tujuan Manila ketika kapalnya ditorpedo kapal selam USS Haddo. Ia sempat menderek Tanker Nijõ Maru, ironis ia tenggelam di sekitar 32km barat daya Teluk Bolinao, Luzon, Filipina. Pada 10 Oktober dirinya dihapus dalam daftar angkatan laut.
Jentschura, Hansgeorg; Jung, Dieter; Mickel, Peter (1977). Warships of the Imperial Japanese Navy, 1869–1945. Annapolis, Maryland: United States Naval Institute. ISBN0-87021-893-X.