Secara geografis, Kalirejo terletak di bagian selatan Kabupaten Magelang, dengan kondisi wilayah yang didominasi oleh perbukitan dan lahan pertanian yang subur. Desa ini memiliki potensi sebagai desa wisata karena kaya akan nilai sejarah, budaya, dan keindahan alam, yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata berbasis alam dan budaya lokal.
Selain itu, Kalirejo juga merupakan pusat kegiatan ekonomi yang melibatkan berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berfokus pada produk-produk kerajinan tangan, hasil pertanian, serta kuliner khas setempat. Aksesibilitas yang baik menjadikan Kalirejo sebagai titik yang strategis, dengan kemudahan menuju destinasi wisata populer di sekitar Kabupaten Magelang, seperti Candi Borobudur, Candi Mendut, dan berbagai objek wisata alam lainnya.
Pembagian administratif
Desa Kalirejo terdiri dari 10 dusun, yaitu:
Karang Wetan
Krajan
Sabrang
Karang Kulon
Brodan
Glagah Gumuk
Kobar
Kalipucung Kulon
Kalipucung Tengah/Tabet
Kalipucung Wetan
Sejarah
Desa Kalirejo memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perjuangan Pangeran Diponegoro melawan penjajah Belanda. Kawasan desa ini dulunya merupakan hutan yang menjadi lokasi persembunyian dan penyusunan strategi perang Pangeran Diponegoro.
Geografis
Desa Kalirejo terletak di lereng Pegunungan Menoreh dengan koordinat 07°35’00” hingga 07°38’30” LS dan 110°07’00” hingga 110°08’40” BT. Desa ini berbatasan dengan:
Sebelah utara: Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Sebelah timur: Desa Ngargoretno dan Desa Paripurno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Sebelah selatan: Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Kulon Progo.
Sebelah barat: Desa Pekacangan, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.
Desa ini berada pada ketinggian 400–1.090 meter di atas permukaan laut dan didominasi oleh lahan pertanian.
Kepala Desa
Daftar kepala desa yang pernah memimpin Desa Kalirejo adalah sebagai berikut: