Sejarah
Pada 18 Januari 1913, Hotan dijadikan kabupaten.[5][7]
Pada tahun 1919, Karakax / Kabupaten Moyu dipishkan dari Hotan.[5]
Pada 1933, Muhammad Amin Bughra dan ajudannya mendeklarasikan Emirat Khotan.[7]
Pada 22 Desember 1949, Tentara Pembebasan Rakyat memasuki wilayah Hotan.[7]
Pada 1959, aksara hanzi untuk kabupatennya menjadi '和田'.[5]
Pada tahun 1962, beberapa peristiwa Perang Sino-India terjadi di wilayah sengketa Aksai Chin.[7]
Pada tanggal 12 April 1969, selama Revolusi Kebudayaan, Pemerintah Rakyat Kabupaten Hotan berubah menjadi Komite Revolusioner Kabupaten Hotan. Pada bulan Desember 1979, Komite Revolusioner Kabupaten Hotan dibubarkan dan Pemerintah Rakyat Kabupaten Hotan didirikan kembali.[7]
Pada tahun 1983 / 1984, wilayah perkotaan Hotan secara administratif dipisahkan dari Kabupaten Hotan yang lebih luas, dan sejak saat itu diperintah sebagai kota setingkat kabupaten.[5]
Pada tanggal 9 September 1995, Wakil Perdana Menteri Zhu Rongji mengunjungi Kota Lapangan (Township) Buzhake.[5]
Pada tanggal 11 Juli 2006, Kota Lapangan Tusalla (Tushala), yang saat itu merupakan bagian dari Kabupaten Hotan, dialihkan ke Kota Hotan.[8]
Pada tahun 2012, Hanerik (Han'airike) diubah statusnya dari kota lapangan menjadi kota kecil (town), dan Kota Lapangan Uzunsho (Wuzongxiao) didirikan.[8]
Pada tanggal 28 Juli 2013, sebuah insiden yang melibatkan pengunjuk rasa Muslim dan polisi setempat terjadi di Hanerik (Han'airike / Hanairke). Media pemerintah Cina menyatakan tidak ada korban jiwa selama konfrontasi tersebut. Namun, terdapat laporan mengenai kematian pengunjuk rasa, yang jumlahnya dilaporkan mencapai lebih dari 100 orang.[9]
Ekonomi dan Demografi
Demografi
Pada tahun 1997, populasi Kabupaten Hotan adalah 99% etnis Uighur.[10]
Pada tahun 1999, 99,41% dari populasi Kabupaten Hotan (Hetian) adalah etnis Uighur dan 0,46% dari populasi tersebut adalah etnis Han.[11]
Pada tahun 2015, sebanyak 325.117 dari 327.533 penduduk kabupaten tersebut merupakan etnis Uighur, 2.023 adalah etnis Han, dan 393 berasal dari kelompok etnis lainnya.[12]
Pada tahun 2019, populasi Kabupaten Hotan adalah 99% etnis Uighur.[13]