Kaboel Suadi (7 November 1935–27 September 2010) adalah seorang pelukis dan seniman grafis. Terlahir dari keluarga besar Wangsapermana yang berasal dari keluarga bangsawan Cirebon ini, dikenal juga sebagai perintis Seni Grafis Indonesia modern.
Kaboel mengajar di Institut Teknologi Bandung, dan pensiun pada 2000. Pada 1990 ia memperoleh kesempatan mengajar di Hochschule für bildende Künste (HBK) Braunschweig. Setelah pensiun dari ITB, sejak tahun 2000 ia mengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain di Universitas Trisakti, Jakarta.
Keluarga
Kaboel menikah dengan Mami Fahmiyah Dasuki, seorang penari Topeng Cirebon yang sejak usia muda sudah menjadi penari Istana Kepresidenan di Era Presiden Soekarno. Dari pernikahannya dengan Mami, Kaboel memiliki dua orang anak yaitu Rahadi Wangsapermana yang kini dikenal sebagai Pengamat Perang Asimetris, yang juga merupakan alumni FSRD ITB Jurusan Desain Produk Industri. Kemudian anak kedua bernama Ratna Rantina, yang aktif menekuni usahanya membuat cenderamata.
Kaboel juga dikenal sebagai tokoh dan Budayawan Cirebon, karena Kaboel merupakan keluarga besar Keraton Kacirebonan Awal dari Ayahnya, dan juga keluarga besar Keraton Kasepuhan dari Ibunya.