Kapal ini memiliki panjang 100 m (330 ft), lebar 14,4 m (47 ft), dengan draft 4,2 m (14 ft) dan bobot perpindahan 3.750 ton panjang (3.810 t) pada muatan penuh. Kapal ini ditenagai oleh dua mesin diesel, dengan total keluaran tenaga berkelanjutan sebesar 12.800 tenaga kuda metrik (0,009414 MW) yang didistribusikan dalam dua poros. Teluk Penyu memiliki kecepatan 15 knot (28 km/jam), dengan jangkauan 7.500 mil laut (13.890 km) saat berlayar dengan kecepatan 13 knot (24 km/jam).[1]
Teluk Penyu mempunyai kapasitas 200 tentara, kargo 1.800 ton panjang (1.800 t) (termasuk 17 tank tempur utama), dan 4 LCVP di davits. Kapal tersebut memiliki personel 90 orang, termasuk 13 perwira.[1]
Pada 21 September 2007, ia menangkap MV Chokenavee21. Kapal tersebut ditangkap saat melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia dan ditemukan sebanyak 250 ton ikan di dalam kapal.[3]
Pada 30 Januari 2016, ia mengangkut 900 eks pengikut Gafatar ke Pelabuhan Tanjung Priok. Kapal tersebut merupakan kapal terakhir yang mengangkut eks pengikut Gafatar dari Pelabuhan Dwikora Pontianak.[4]