KRI Teluk Kupang-519 memiliki panjang 117 meter (383.85 ft), lebar 16 meter (53 ft) dan tinggi 78 meter (255.9 ft) dengan kecepatan 16 knot (30 km/jam; 18 mph).[1][2] Kapal ini mempunyai kapasitas 474 penumpang, termasuk 109 awak dan 6 awak helikopter, ditambah lima tank tempur utama Leopard atau empat belas kendaraan tempur infanteri BMP-3F dan satu tank amfibi PT-76.[3][1] KRI Teluk Kupang-519 juga memiliki helipad dengan hanggar dan mampu membawa helikopter Bell 412.[1]
Sejarah layanan
KRI Teluk Kupang-519 dibangun oleh perusahaan pembuat kapal milik negara Indonesia PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) (juga disebut DKB), Jakarta. Kapal tersebut dipesan pada tahun 2012, berdasarkan desain AT-117M yang akan menjadi kapal kelas Teluk Bintuni.[4] Proses pembangunannya secara seremonial dimulai dengan pemotongan baja pertama pada tanggal 31 Juli 2012,[2] dan dia diberi nomor galangan AT-2.[5]
KRI Teluk Kupang-519 diluncurkan pada 17 Januari 2017 dalam sebuah upacara di galangan kapal DKB di Jakarta Utara.[6] Dia dipindahkan ke Angkatan Laut dan ditugaskan pada 7 Desember 2020, dengan Letnan Kolonel Laut Suryai sebagai komandan pertamanya.[1][7] KRI Teluk Kupang-519 menjalani perawatan berkala oleh PT. TESCO Indomaritim dan Kementrian Pertahanan menyerahkan kembali ke TNI AL pada tanggal 23 Januari 2026.[8] Acara penyerahan di pimpin oleh Sesbaloghan Kemhan, Laksda TNI M Taufik Hidayat, yang mewakili Kabaloghan Kemhan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari. Pada acara tersebut juga dilaksanakan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Letkol Laut (P) Aan Harminanto, Komandan KRI Teluk Kupang-519.
Komandan
Letkol Laut (P) Suryai, M.Tr.Hanla. (2020-)
Letkol Laut (P) Robby Edevaldo, S.A.P., M.Tr.Opsla. (-2023)
Letkol Laut (P) Nanang Muslikin S. H., M.Tr.Opsla (2024 - 17 April 2025)
Letkol Laut (P) Aan Harminanto. GDDSS., Psc(j) (17 April 2025 - 8 April 2026)[9]