Adipati Agung Joseph Anton dari Austria (bahasa Jerman:Erzherzog Joseph Anton Johann Baptist von Österreichcode: de is deprecated ; bahasa Hungaria:Habsburg József Antal János Baptista főherceg, József nádorcode: hu is deprecated ; 9 Maret 1776–13 Januari 1847) adalah seorang pemimpin tertinggi Hongaria ke-103 dan kedua terakhir yang bertugas selama lebih dari lima puluh tahun dari tahun 1796 hingga 1847, sebelumnya ia menjabat sebagai gubernur selama beberapa waktu pada tahun 1795.
Joseph lajir pada 9 Maret 1776 di Florence, Keharyapatihan Toscana. Ia merupakan cucu dari Kaisar Franz I dari Kekaisaran Romawi Suci dan Permaisuri Maria Theresia, serta putra kelima dari Adipati Agung Toscana Joseph II dan Marie-Louise, seorang infanta dari Spanyol, sang Archduke diberi nama sesuai pamannya, Kaisar Joseph II dari Kekaisaran Romawi Suci. Archduke Joseph tumbuh di istana grand-ducal di Florence.
Saat ia masih kecil, kakak laki-lakinya pergi ke Wina untuk menyelesaikan pendidikan di bawah bimbingan pamannya, Kaisar Joseph II. Sang kaisar, yang telah dua kali menikah tetapi tetap tidak memiliki anak, ingin secara pribadi mengawasi pendidikan calon pewarisnya. Dengan penuh kesadaran akan tugasnya, Adipati Agung Toscana menurutinya. "Anak-anakku adalah anak-anakmu," tulisnya kepada saudaranya. Adipati Agung Franz yang muda berangkat ke Wina, tanpa menyadari bahwa kelak masa pemerintahannya akan dipenuhi perang selama hampir seperempat abad.
Namun, takdir berkata lain. Kaisar Joseph meninggal lebih awal, dan bukan Franz yang menjadi penerusnya, melainkan ayahnya yang naik takhta kekaisaran pada tahun 1790 dengan gelar Leopold II dari Romawi Suci. Keluarga adipati agung pun meninggalkan Florence menuju Wina, di mana mereka bertemu kembali dengan putra sulung mereka. Takhta Toscana diwariskan kepada putra kedua mereka, Adipati Utama Ferdinand, yang telah menikah dengan salah satu sepupu mereka dari Napoli, seperti halnya Franz. Archduke Joseph, yang saat itu berusia 14 tahun, ikut pindah bersama keluarganya ke Austria. Pada tahun 1792, hanya dalam dua bulan, Joseph kehilangan kedua orang tuanya. Kakaknya, Franz, terpilih menjadi kaisar dengan gelar Franz II dari Kekaisaran Romawi Suci. Namun, belum sempat Franz dinobatkan, Prancis menyatakan perang terhadap "Raja Bohemia dan Hongaria." Perang itu, yang dimulai dari konflik ini, akan berlangsung selama 23 tahun.[1]
Pada 12 November 1795, setelah kematian kakaknya, Adipati
Agung Alexander Léopold dari Austria, Joseph Antoine mewarisi gelar dan tugas sebagai "Palatin Hongaria" (wakil raja dari kaisar Austria di Hongaria). Saat diangkat menjadi wakil raja, Joseph baru berusia 19 tahun. Selama lima puluh tahun berikutnya, ia menjalankan perannya dengan menjaga hubungan baik dengan Wina, sambil berusaha memodernisasi Hongaria dan mengembangkan kota-kota seperti Buda dan Bratislava. Kemampuannya berbahasa Hongaria membuatnya mendapat simpati dari rakyatnya.[2]
Pada tahun 1798, karena ancaman dari Prancis, negosiasi dilakukan untuk memperkuat aliansi antara Austria dan Rusia. Hasilnya, Joseph menikah dengan Alexandra Pavlovna dari Rusia. Pada Februari 1799, Joseph muda berangkat ke Saint-Petersburg. Pernikahan mereka dirayakan pada 19 Oktober 1799 di Gatchina. Dalam kesempatan ini, Tsar Rusia menganugerahkan Joseph dengan Orde Santo Andreas.[3]
Joseph dan istrinya tinggal di Buda atau Alcsút. Atas permintaan Joseph, sebuah tarulaya dengan lebih dari 300 jenis tanaman diciptakan di taman Alcsútdoboz. Hingga kini, taman tersebut menarik banyak pengunjung. Namun, Alexandra Pavlovna meninggal dunia pada tahun 1801 setelah melahirkan anak pertamanya.[4]
Pada tahun 1805, Austria dan sekutunya dikalahkan oleh tentara Prancis di Pertempuran Austerlitz. Joseph menyambut keluarga kekaisaran yang melarikan diri. Perjanjian damai yang ditandatangani di Bratislava menegaskan kekalahan Austria. Sebuah jalan di Paris menjadi pengingat kemenangan Prancis.[5]
Demikian pula pada tahun 1809, Joseph kembali menyambut keluarganya yang melarikan diri dari "ogre Corsica" (julukan untuk Napoleon). Sebuah jalan di Paris menjadi simbol kemenangan Prancis di Wagram. Untuk membangun aliansi dengan musuh yang mengalahkannya, Franz II menikahkan putri sulungnya dengan Napoleon Bonaparte. Dengan demikian, Adipati Agung Joseph menjadi paman ipar Napoleon.[6] Empat tahun kemudian, Austria kembali bergabung dengan sekutu lamanya. Setelah Napoleon dikalahkan, Kongres Wina digelar untuk merombak ulang Eropa dan mencoba memulihkan nilai-nilai dari rezim lama.
Kehidupan pribadi
Seperti banyak pangeran di generasinya, Joseph yang sudah berusia empat puluhan mencari istri muda yang bisa memberinya keturunan. Kelahiran sepasang anak kembar memenuhi harapannya, tetapi istrinya meninggal saat melahirkan. Setelah itu, Joseph menikah lagi dengan seorang putri dari Württemberg yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Tsar. Dari pernikahan ini, ia dikaruniai beberapa anak.[7]
Kematian
Joseph meninggal dunia karena masalah saluran pencernaan pada usia 70 tahun pada tahun 1847. Putra sulungnya kemudian mengambil alih jabatan wakil raja. Namun, berbeda dengan ayahnya yang dikenal diplomatis, ia lebih berpihak kepada rakyatnya selama revolusi tahun 1848. Akibatnya, ia kehilangan kedudukannya dan menghabiskan sisa hidupnya di Prancis. Penindasan terhadap revolusi tersebut, yang dilakukan dengan bantuan tentara Rusia, berlangsung dengan sangat brutal dan berdarah.
Referensi
↑Hankó, Ildikó; Kiszely, István (1990). "József, a nádor"[Joseph, the Palatine]. A nádori kripta[The Palatinal Crypt] (dalam bahasa Hungaria). Babits Kiadó. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-02-08. Diakses tanggal 2022-07-07– via Magyar Elektronikus Könyvtár.
↑"230 éve született József nádor"[Palatine Joseph was born 230 ago]. Múlt-kor történelmi magazin (dalam bahasa Hungaria). 2006-03-09. Diakses tanggal 2022-07-07.
↑Hankó, Ildikó; Kiszely, István (1990). "Alexandra Pavlovna". József, a nádor[The Palatinal Crypt] (dalam bahasa Hungaria). Babits Kiadó. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-02-08. Diakses tanggal 2022-07-08– via Magyar Elektronikus Könyvtár.
↑Pillera; Simor (1897). A Pallas nagy lexikona. Az összes ismeretek enciklopédiája[The Great Lexicon of Pallas. An Encyclopedy of All Knowledge] (dalam bahasa Hungaria). Budapest: Pallas Irodalmi és Nyomdai Részvénytársaság. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2007-05-04. Diakses tanggal 2022-07-08– via Magyar Elektronikus Könyvtár.
Pranala luar
Cari tahu mengenai Joseph dari Austria pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: