2025
Martin mengalami kecelakaan pada hari pertama tes di Sepang, Malaysia, 5 Februari 2025. Dari Malaysia, ia langsung dilarikan ke Spanyol untuk menjalani operasi cedera retak tangan kanan dan kaki kiri. Akibatnya, ia harus absen pada dua tes pramusim di Malaysia dan Thailand.
Pada seri pembuka di Thailand, Martin mulai kembali berlatih. Namun ia kembali mengalami kecelakaan pada Senin, 24 Februari 2025. Kecelakaan tersebut mengakibatkan Martin mengalami retak tulang radius (tulang lengan bawah yang menghubungkan siku dengan ibu jari), retak tulang pergelangan tangan kiri, serta retak tulang carcaneal (tulang tumit) kaki kiri.[1]
Jorge Martin memulai balapan pertamanya di musim 2025 pada GP Qatar, setelah absen di empat balapan awal. Namun, pada lap 14, ia kehilangan kendali ketika bermanuver di tikungan. Akibatnya, ia mengalami patah 11 tulang rusuk dan pneumothorax (robekan paru-paru). Martin akan terus dirawat di Rumah Sakit Umum Hamad, Doha Qatar hingga kondisi paru-parunya membaik.[2]
Jorge Martin harus kembali naik meja operasi akibat insiden kecelakaan sprint race MotoGP Jepang 2025 di Sirkuit Motegi. Kecelakaan terjadi di tikungan pertama saat pengereman. Ia kehilangan kendali, hingga turut mengenai rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Usai kejadian, Martin dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit Universitas Medis Dokyyo untuk menjalani CT Scan. Hasil pemeriksaan menunjukkan patah tulang selangka kanan dengan pergeseran penuh.[3]
2026
Menjelang tes pramusim MotoGP 2026 pertama, Martin harus menjalani operasi untuk memperbaiki cedera tulang skafoid pada tangan kirinya yang dialami sejak Februari 2025. Selain itu, ia juga kembali dioperasi pada bagian tulang selangka kanan yang patah saat start balapan sprint MotoGP Jepang, September 2025 lalu. Kedua cedera tersebut sebenarnya sudah sempat ditangani melalui prosedur medis sebelumnya. Namun, proses pemulihan tidak berjalan sesuai harapan. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, Martin dan tim medis memutuskan untuk melakukan operasi ulang.[4] Situasi ini membuat Martin hampir dipastikan absen dalam tes pramusim MotoGP 2026 pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 3-5 Februari 2026.
Apabila Martin benar-benar tidak bisa turun ke lintasan, Aprilia Racing Team telah menyiapkan Lorenzo Savadori sebagai pengganti. Martin menargetkan dapat menjalani tes pramusim kedua di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 21 - 22 Februari 2026. MotoGP 2026 sendiri akan dibuka pada 1 Maret 2026 mendatang di Grand Prix Thailand.