Terdapat jalur yang menghubungkan antara Sine–Jogorogo–Ngawi, Panekan–Ngawi dan Karangrejo–Jogorogo. Ketika terjadi banjir di Ngawi pada November 2007, jalur ini menjadi alternatif karena jalur utama dari Madiun–Magetan menuju Ngawi yang terhubung dengan jalan raya Solo terputus akibat luapan sungai Bengawan Solo.[3]
Kecamatan Jogorogo berada di lereng timur laut Gunung Lawu. Dua desa di Kecamatan Jogorogo berbatasan langsung dengan hutan di Gunung Lawu dan menjadi bagian dari sistem utama gunung tersebut, yaitu Desa Girimulyo dan Desa Ngrayudan.
Di Kecamatan Jogorogo terdapat objek wisata air terjun, dengan nama Air Terjun Srambang. Air terjun ini berlokasi di desa Girimulyo, desa tertinggi di Jogorogo. Air terjun Srambang berada di tengah hutan pinus yang dimiliki Perhutani. Untuk mencapai tempat wisata ini para wisatawan harus berjalan kaki sekitar 500 meter dari pintu masuk melewati taman bunga. Area seluas 11 hektar ini menyediakan jalan setapak, gazebo, taman bunga, dan tempat-tempat untuk berfoto.[4]
Pembagian administratif
Kecamatan Jogorogo terdiri dari 12 desa,[2] yaitu: