Frazier, yang dijuluki "Smoking" Joe karena kebiasaannya merokok, meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 1964. Pada 16 Februari1970, Frazier meraih gelar juara dunia WBC dan WBA untuk pertama kalinya setelah menang TKO atas Jimmy Ellis.
Pada 8 Maret1971 di New York, Frazier menang angka atas Muhammad Ali saat mempertahankan gelarnya dalam pertarungan yang dijuluki sebagai Fight of the Century. Namun, Ali membalas kekalahannya dari Frazier pada 28 Januari1974 dengan kemanangan angka.
Pada pertandingan penentuan di Manila, 1 Oktober1975, Ali kembali mengalahka Frazier. Saat itu, pelatih Frazier, Eddie Futch, melempar handuk saat memasuki ronde ke-15 karena Frazier kehilangan penglihatannya untuk sementara. Pertandingan brutal itu dikenang sebagai Thrilla in Manila.
Frazier kehilangan gelarnya setelah kalah TKO di babak kedua dari George Foreman, dalam pertandingan di Kingston, Jamaika, 22 Januari1973. Frazier kembali menghadapi Foreman pada 15 Juli1976, tetapi Frazier kalah lagi dengan TKO di ronde kelima.
Frazier menggantung sarung tinju tahun 1981. Secara total, rekor Frazier adalah 32 kali menang, sekali draw, dan empat kali kalah. Keempat kekalahan itu ketika menghadapi Muhammad Ali dan Foreman, masing-masing dua kali kalah.
Akhir hayat
Joe Frazier akhirnya menyerah pada kanker yang menggerogoti hatinya. Kematian Joe Frazier pada usia 67 tahun menimbulkan kesedihan di dunia tinju karena terjadi hanya berselang singkat dari pengumuman dia menderita sakit kanker.
Referensi
KOMPASJoe Frazier Menyerah Pada Kanker, 9 November 2011