Vadian lahir di St. Gallen dalam keluarga pedagang linen yang kaya dan berpengaruh. Setelah bersekolah di St. Gallen, ia pindah ke Wina pada akhir tahun 1501, tempat ia melanjutkan studinya di fakultas humaniora di universitas, tepatnya di bawah bimbingan Conrad Celtis dan Matthias Qualle.
Di Vienna, ia mengganti namanya menjadi Joachimus Vadianus. Seperti banyak humanis lainnya, ia lebih memilih menggunakan nama Latin untuk menyatakan kekagumannya akan maestro-maestro klasik. Ia menghindari wabah pes bubo tahun 1506/07 dengan pindah ke Villach tempat ia bekerja sebagai seorang guru dan ia mempelajari musik di sana. Sebuah perjalanan studi melalui Italia utara membawanya ke Trento, Venezia, dan Padua, tempat ia bertemu sarjana asal Irlandia, Mauritius Hibernicus.
Pada tahun1509, ia menyelesaikan studinya dengan gelar Magister Artium dan kembali sebentar ke St. Gallen, tempat ia mempelajari kitab suci dalam perpustakaan Biara St. Gallen. Ia kembali ke Vienna, tempat ia mendapatkan keberhasilan sebagai seorang penulis. Sejak tahun 1512, ia memegang jabatan kursi puisi di universitas Vienna—ia telah memiliki reputasi sebagai pengarang puisi-puisi bahasa Latin. Pada tahun 1513, ia mengunjungi Buda, dan tahun berikutnya, ia diberi julukan poeta laureatus oleh KaisarMaximilian I. Pada tahun 1516, ia dijadikan Dekan Universitas Vienna.
Tahun-tahun berikutnya, Vadian mempelajari kedokteran dan ilmu pengetahuan, khususnya geografi dan sejarah di bawah bimbingan Georg Tannstetter, yang dikenal sebagai Collimitius. Pada tahun 1517, ia lulus sebagai doktor dalam bidang kedokteran, dan kemudian pindah kembali ke kota asalnya, St. Gallen. Dalam perjalanan itu, ia mengunjungi banyak humanis kenalannya di Leipzig, Breslau, dan Kraków. Pada tahun 1518, ia mendaki gunung Pilatus dekat Lucerne, pendakian pertama yang tercatat ke puncaknya.
Di St. Gallen, ia ditunjuk sebagai dokter kota (Stadtarztcode: de is deprecated ), dan pada tanggal 18 Agustus 1519 ia menikahi Martha Grebel, saudari Konrad Grebel yang kemudian menjadi figur utama dalam gerakan Anabaptis. Pada tahun 1521, ia menggantikan ayahnya Leonhard, yang telah meninggal pada tanggal 20 Desember 1520, sebagai anggota dewan kota. Mulainya Reformasi di Swiss (ia adalah sahabat Huldrych Zwingli) membuatnya, yang belum pernah bersekolah teologi, mempelajari teks-teks gerejawi. Dari tahun 1522, ia berpihak pada interpretasi Reformed dan sejak itu menjadi pendukungnya yang paling penting di St. Gallen. Ketika ia dipilih menjadi wali kota pada tahun 1526, ia memimpin memimpin perubahan agama St. Gallen menjadi Protestan, dan berhasil mempertahankan keadaan baru itu bahkan setelah kemenangan kanton-kanton Katolik dalam Perang Kappel Kedua. Vadian menulis beberapa teks teologis setelah tahun 1522, membantu menyebarkan pandangan-pandangan reformatoris.
Ia meninggal di St. Gallen. Dalam wasiatnya, ia menyumbangkan perpustakaan pribadinya yang besar kepada kota. Koleksinya menjadi inti dari perpustakaan kanton St. Gallen, yang diberi nama Vadiana.
Karya-karya pilihan
Vadian: De poetica et carminis ratione liber, Vienna 1518. Karya komprehensif mengenai sejarah sastra.
Edisi kritis modern dengan terjemahan bahasa Jerman dalam 3 volume: Joachim Vadianus, De Poetica by Peter Schäffer (Humanistische Bibliothek, Reihe II: Texte, 21, I-III). Wilhelm Fink, Munich 1973-1977, vol. 1 Templat:No ISBN; vol. 2 ISBN3-7705-1119-0; vol. 3 ISBN3-7705-1120-4
Vadian: Grosse Chronik der Äbte des Klosters St. Gallen, St. Gallen 1529. Sejarah abas biara St. Gallen.
Vadian: Epitome trium terrae partium, Asiae, Africae et Europae..., Zürich 1534. Atlas dunia (salah satu yang paling pertama untuk mencakup Amerika).
Vadian: Aphorismorum de consideratione eucharistiae libri VI, St. Gallen 1535. Traktat teologis yang berargumen untuk interpretasi Reformed terhadap ekaristi sebagai sebuah simbolisme.