Menceritakan tentang empat remaja tunanetra yang membentuk grup musik di SLB tempat mereka bersekolah, yaitu Jingga, Marun, Nila, dan Magenta, serta perjuangan ibunda Jingga dalam membantu anaknya menemukan kembali kegembiraan dan dunianya setelah Jingga divonis buta.[1]