Pengambilan gambar dilakukan selama lima minggu di Brussel, dan dibiayai melalui hibah sebesar $120.000 yang diberikan oleh pemerintah Belgia.[2] Film ini mendapat tanggapan kritis yang beragam setelah dirilis, tetapi mendapat perhatian di Eropa kemudian menjadi kultus klasik, dan dianggap sebagai salah satu film terhebat yang pernah dibuat. Diberi label sebagai contoh genre film lambat, dan mengusung tema feminis. Dalam jajak pendapat kritikus yang dilakukan oleh The Village Voice pada tahun 2000, film ini dinobatkan sebagai film terhebat abad ke-20. Dalam sepuluh tahun jajak pendapat kritikus yang diterbitkan oleh majalah Sight and Sound pada tahun 2022, dinobatkan sebagai film terhebat sepanjang masa, pertama kalinya sebuah film yang disutradarai oleh seorang perempuan masuk dalam daftar sepuluh besar.[3]