Pandangan Marion tentang teologi mistik mengandaikan bahwa, Tuhan tidak Ada (Being) ketika manusia berkata bahwa dia "Ada". Tuhan yang tidak mengenal waktu dan tempat tidak perlu diakui ke-Ada-an-Nya oleh manusia, atau makhluknya. Ketika kita bicara bahwa Tuhan Ada, sesungguhnya saat itu Tuhan menjadi idol (berhala) yang hanya akan menghalangi manusia untuk datang kepada-Nya. Cara yang paling tepat untuk menjadi mahkluk yang tidak memberhalakan pandangannya tentang Tuhan, atau segala atribut tentang Tuhan adalah melalui ikon, ikon itu pun bukan disimbolkan oleh benda atau definisi-definisi tertentu, melainkan dengan pengosongan diri, melalui diam, umat mengenal Allah yang begitu jauh dan tak terpermaiankan.