Kléber bertugas di Rhineland pada Perang Koalisi Pertama, dan juga meredam Pemberontakan Vendée. Ia purna tugas ke kehidupan pribadi pada masa damai setelah Traktat Campo Formio, tetapi kembali ke penugasan militer untuk menyertai Napoleon dalam kampanye Mesir pada 1798–99. Saat Napoleon meninggalkan Mesir untuk kembali ke Paris, ia mengangkat Kléber sebagai komandan pasukan Prancis. Ia dibunuh oleh seorang murid di Kairo pada 1800.
Sebagai arsitek terlatih, Kléber merancang sejumlah bangunan pada masa damai.[1] Saat Napoleon meninggalkan Mesir untuk kembali ke Paris, ia mengangkat Kléber sebagai komandan pasukan Prancis di Mesir. Namun setelah kepergian Napoleon, pasukan Prancis di Mesir mengalami berbagai perlawanan lokal secara terus-menerus menggunakan senjata dan mesiu.[2]