Putri Gayatri Dewi Awaru, Putri Meenakshi Dewi Awaru, Putri Srikantadatta Narasimharaja Wadiyar, Putri Kamakshi Dewi Awaru, Putri Indrakshi Dewi Awaru, Putri Vishalakshi Dewi Awaru
Yang Mulia Maharaja Sri Sir Jayachamarajendra Wadiyar Bahadur, Maharaja Mysore,[1]GCB, GCSI (18 Juli 1919–23 September 1974) aka Jaya Chamarajendra Wadiyar[1] atau Chamaraja Wadiyar XI,[2] adalah Maharaja terakhir wilayah kerajaanMysore dari tahun 1940 hingga 1950. Ia merupakan seorang filsuf, musikolog, pemikir politik, filantrofis, serta pendiri Wishwa Hindu Parishad.[3]
Jayachamarajendra menandatangani perjanjian penggabungan dengan India pada Agustus 1947. Maka negara Mysore secara resmi menjadi bagian dari India pada 26 Januari 1950. Kemudian, ia menjabat sebagai RajpramukhNegara Bagian Mysore dari 26 Januari 1950 hingga 1 November 1956. Setelah Mysore diintegrasikan dengan wilayah Negara Bagian Madras dan Hyderabad yang berbahasa Kannada, ia menjadi Gubernur Negara Bagian Mysore dari 1 November 1956 hingga 4 Mei 1964. Ia juga menjadi gubernur Negara Bagian Madras (Tamil Nadu) dari 4 Mei 1964 hingga 28 Juni 1966.
Maharaja Jayachamarajendra meninggal dunia pada tanggal 23 September 1974.