Jalan tol ini merupakan fase ke 2 tol Kapal Betung dan memiliki panjang sekitar 33,9 kilometer, dan dirancang untuk memperlancar arus logistik dan konektivitas antarwilayah di Sumatera bagian selatan, serta mengurangi kemacetan di jalur arteri Palembang–Betung yang selama ini menjadi titik padat lalu lintas. Ruas ini juga menjadi penghubung langsung antara fase 1 dan fase 3 akhir dari (Tol Kayu Agung–Palembang–Betung).[2]