Kariernya di dunia menulis dimulai sejak masih di bangku kuliah dan mengalami proses pematangan sebagai jurnalis sejak bergabung di Harian Umum Media Indonesia. [6].
Aktivitas Irsyad Mukhtar dalam perkoperasian adalah saat ditunjuk menjadi Ketua Koperasi Karyawan Harian Umum Media Indonesia pada 1992 hingga 1996 dan kemudian menjadi anggota Pimpinan Paripurna Dewan Koperasi Indonesia pada 1999.
Pendidikan
Setelah tamat dari sekolah lanjutan tingkat Atas, Irsyad Muchtar menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta hingga meraih gelar S1 pada 1987.
Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan Magister Management Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi LABORA Jakarta sampai lulus pada 1997. Irsyad Muchtar juga sempat mengikuti Training Course on Institute for the Development of Agricultural Cooperation in Asia (IDACA) Tokyo, Jepang pada tahun 2001.
Aktivitas Jurnalistik
Irsyad Murchtar mulai karier jurnalistiknya dengan bergabung sebagai staf redaksi Majalah Keadilan milik Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta pada 1982, dan sebagai kontributor untuk majalah Muhibbah/Himmah yang dipimpin oleh Mahfud MD. Lalu pada 1985, Irsyad Muchtar melanjutkan aktivitasnya sebagai penulis lepas di sejumlah media massa Ibukota,
Pada 1987 - 1988 sempat bekerja di Majalah Islam Bulanan Kiblat. Selanjutnya pada bergabung dengan Sori Siregar untuk in-house magazine bank Summa dan Majalah Mode Gaya, Bandung
Setelah itu Irsyad Mukhtar bergabung dengan Harian Umum Media Indonesia. Sambil bekerja sebagai reporter hingga asisten redaktur Ekonomi, Irsyad masih sempat menyelesaikan Pendidikan Strata 2 Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Labora Jakarta.
Saat mengundurkan diri dari Media Indonesia pada tahun 2000 karier jurnalistiknya kian terasah ketika mendirikan media sendiri, Majalah Komoditas, sayangnya majalah kajian ekonomi pertanian ini tak berumur panjang, hanya bertahan sekitar 3 tahun lantaran tata kelola usaha yang kurang baik.
Irsyad kemudian diminta oleh Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) untuk menghidupkan kembali Majalah (internal) Pusat Informasi Perkoperasian (PIP), majalah milik Dekopin yang terbit pada 1982 ini sempat terbit secara rutin hingga 1997.Setelah itu tersendat seiring konflik internal di tubuh Dekopin.
Di tangan Irsyad, Majalah PIP kembali terbit pada 2003 dan bertahan hingga 2010. Majalah ini kembali menghilang lantaran masalah yang sama, yaitu konflik berkepanjangan di tubuh Dekopin.
Irsyad mendirikan Majalah Peluang pada 2010 dengan segmen pemberitaan ekonomi koperasi dan UMKM. Hingga kini Majalah Peluang tetap terbit secara rutin, dan seiring perkembangan teknologi digitalisasi yang mengubah berbagai mindset bisnis, Majalah Peluang juga ikut serta mengikuti arus zaman dengan terbitnya media online Peluang News.[7]
Pengalaman Organisasi
Sejak muda Irsyad Mukhtar telah aktif di berbagai organisasi, mulai dari Ketua Pembinaan Anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Islam Indonesia (Mapala Unisi) Yogyakarta, lalu menjadi Ketua Studi Pengembangan HMI Cabang Yogyakarta, dan Ketua Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK) UII Yogyakarta
Perjalanan karirnya bidang organisasi jurnalistik dimulai saat dia mendirikan dan memimpin Forum Wartawan Koperasi (Forwakop). Dia juga aktif sebagai Anggota Pimpinan Paripurna Dekopin, Ketua Dekopin, Sekretaris Jenderal Partai Merdeka, Ketua Komunikasi Politik Partai Merdeka dan sebagai anggota PWI (sampai sekarang).
Pelatihan dan Seminar
Selain aktif dalam berbagai organisasi, Irsyad Muchtar juga pernah mengikuti berbagai pelatihan dan seminar, mulai dari Pelatihan Achievement Motivation Training di Yogyakarta (1981), Instruktur Pelatihan Community Development FE UII Yogyakarta (1982-1985), Lokakarya Wartawan Usaha Kecil oleh Lembaga Pers Dr Soetomo bekerjasama dengan The Asia Foundation di Jakarta (1998) sampai .menjadi pengajar Jurnalistik di Lembaga Pendidikan Wartawan Indonesia, 1999-2000
Selain itu Irsyad Muchtar juga kerap menjadi moderator dan pembicara pada beberapa seminar dan lokakarya di Jakarta, Semarang dan Yogyakarta terutama pada topik-topik yang berkaitan dengan masalah ekonomi dan koperasi.
Reportase Internasional
Sebagai wartawan senior, Irsyad Mukhtar telah melakukan berbagai kegiatan jurnalistik bertaraf internasional, mulai dari Reportase Penyelenggaraan ibadah Haji di Makkah, Saudi Arabia, meliput Pameran Telekomunikasi Internasional di Singapura, hingga Studi Banding Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri ke Hongkong - Zhenzen - Macao.
Publikasi
Selain aktif sebagai jurnalis, Irsyad Muchtar juga telah menulis beberapa buku. Beberapa hasil karyanya antara lain: Buku Koperasi Dalam Sorotan Pers,[8] penerbit Sinar Harapan, Jakarta 1995 dan buku 100 Koperasi Besar Indonesia[9][10] yang terbit setiap tahun sejak 2012 hingga sekarang.[11][12]