Interaksi Yesus dengan wanita adalah sebuah unsur penting dalam debat teologi tentang Kekristenan dan wanita. Wanita berarti penting dalam kisha Yesus Kristus. Ia lahir dari seorang wanita, berinteraksi dengan sejumlah wanita dan mula-mula menampakkan diri setelah kebangkitannya. Ia memerintahkan wanita tersebut untuk pergi dan mengabari para murid-Nya bahwa ia telah bangkit, yang merupakan pesan esensial dari Kekristenan.